UfukNews. Com, KOLAKA — Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara Mayjen TNI Purn Andi Sumangerukka melakukan kunjungan kerja ke proyek strategis nasional dan objek vital nasional smelter “Merah Putih” milik Ceria Group yang bertempat di desa Wolo, Kabupaten Kolaka.(26/4/2025).
Dalam kunjungannya Gubernur Sultra beserta beberapa Kepala Dinas Provinsi Sulawesi Tenggara, disambut hangat oleh Dewan Komisaris, Direksi, serta karyawan Ceria Group.

Saat menyampaikan sambutannya, CEO Ceria Group, Derian Sakmiwata mengungkapkan, PT. Ceria Group tidak hanya berfokus pada kegiatan pertambangan, akan tetapi pada pembangunan industri pengolahan nikel.
“Ceria itu tidak hanya fokus di dalam operasi penambangan tapi juga pembangunan pabrik pengolahan nikel. Kita pun sangat memperhatikan masyarakat di sekitar,” ujar Derian, Sabtu, (26/4/2025).
Derian mengucapkan pihaknya sangat mengapresiasi atas dukungan serta kehadiran Gubernur Sultra di lokasi smelter.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Gubernur di tempat kami. Sampai tahap ini bukan karena usaha kami sendiri, akan tapi karena usaha teman-teman semua. Doa dari teman-teman semua, dan tentunya kami sangat mengharapkan bimbingan dan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk merealisasikan,” urainya.
Kata Derian sapaan akrab, visi besar Ceria Group dalam pengembangan ekosistem industri berbasis nikel, serta komitmen perusahaan dalam memberdayakan masyarakat sekitar area operasi.
“Ceria memiliki mimpi yang sangat besar, Karena kita memiliki bahan baku. Ceria bermimpi untuk menciptakan suatu ekosistem baterai. Memang perjalanannya masih sangat panjang, akan tetapi mimpi itu telah kita transfer menjadi target,” bebernya.
Sebelum menutup Ia menambahkan, di awal itu memang sangat susah, namun jika berhasil melewati tahap awal, insyaallah ke depannya akan lebih mudah.

Diwaktu yang berbeda, dalam sambutannya Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara, Mayjend TNI Purn Andi Sumangerukka menjelaskan, tujuan kedatangannya ke proyek smelter PT. Ceria sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Sulawesi Tenggara ke-61 (HUT Sultra ke-61).
“Mengapa kami hadir di sini, dalam rangkaian kegiatan hari ulang tahun Sulawesi Tenggara ke-61. Usia 61 tahun, sebagai masa kematangan yang seharusnya sudah dicapai saat ini. Harusnya, kalau dilihat dari perjalanannya, usia 61 tahun itu sudah sangat-sangat matang,” tuturnya.
Ia menekankan pentingnya membangun keharmonisan, di antara berbagai etnis di Sultra.
” Karena kita ingin membangun Sultra dengan berbagai etnis yang ada, tidak ada saling mendominasi. Semua etnis yang ada di Sulawesi Tenggara, harus punya rasa saling memiliki sehingga pada saatnya nanti Sultra harus dibangun bersama-sama sehingga kita menemukan kata Harmoni Sultra’,” jelasnya.

Gubernur Sultra mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk mewujudkan visi bersama.
“Kita juga ingin sejajar dengan provinsi-provinsi lainnya yang lebih maju, sehingga kita mengatakan ‘Sultra Maju, Aman, Sejahtera, dan Religius’. Kita bisa maju kalau kita mendasari semuanya dengan hati,” pungkasnya.
Untuk diketahui, kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan sektor industri. Tujuannya, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.

Setelah menerima pemaparan dari jajaran manajemen Ceria Group, Gubernur Sultra Mayjend TNI Purn Andi Sumangerukka bersama rombongan, melanjutkan kegiatan dengan meninjau langsung lokasi smelter.







