UfukNews. Com, KENDARI – Menteri Pertanian (kementan) Ir. Syahrul Yassin Limpo (SYL) melantik Komisariat Daerah (Komda) Jaringan Petani Nasional (JPN) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) , Dilaksanakan secara virtual daring, 3 Komda JPN dilantik usai pelaksanaan acara Ekspose penelitian dan pengembangan tanaman hias yang berlangsung di Balittri, Sukabumi, kamis, ( 9/9/2021).
Untuk Daerah Sultra perwakilan Komda JPN Konsel dalam susunan pengurus yang dilantik yakni Burhan sebagai ketua, Encep Haeruddin, SE sebagai wakil ketua dan Mardiono sebagai bendahara.
Melalui Balitbangtan, deklarasi Komda JPN tersebut dibentuk guna merekatkan hubungan antara petani dan petani milenial lainnya serta sebagai ruang informasi bagi petani. oleh Kementan dari target 500 Komda JPN, saat ini, pada gelombang pertama telah melantik 64 Komda JPN.
” JPN adalah bagian yang akan menemukan sekaligus memecahkan masalah yang ada ditingkat petani,” Tegas Mentan dalam virtual daring saat melantik komda JPN yang hadir.
Komda JPN Kabupate Konawe Selatan merupakan satu dari 64 Komda yang dikukuhkan. Pengurus Komda Konsel hadir secara virtual dan mengikuti acara semi virtual di Kebun Percobaan, Onembute Konsel didampingi tim BPTP Balitbangtan BPTP Sultra dan Ketua Kelompok Tani dan Penyuluh Pertnian.

dalam arahannya SYL juga menjelaskan, bahwa keberadaan JPN bisa eksis dan memberikan kontribusi untuk pembangunan pertanian. dibutuhkan ruang dan wadah untuk menyelesaikan permasalahan pertanian sangat luas dan kompleks tersebut, setiap daerah keadaaannya berbeda-beda dan sebagai Negara besar dengan kekayaan sumber daya alam, maka pertanian tidak dapat diurus sendiri atau hanya mengandalkan jajaran Kementan tapi harus menyeluruh, Ujarnya pula.

YSL menambahkan, selain itu kebutuhan masyarakat akan infrastruktur akselerasi harus selaras ritmenya sama. JPN sebagai infrastruktur pertanian yang akan mengkomunikasikan kegiatan-kegiatan Kementan. Jajaran Kementan di seluruh Indonesia akan temukan harapan dan kebutuhan hidup tentu melalui dukungan akselerasi bersama sehingga Jaringan ini memecahkan masalah di tingkat daerah masing-masing.
Terkait jumlah komisariat daerah sendiri dapat didirikan lebih dari 1 per kabupaten dan tidak ada ditingkat provinsi hanya di kabupaten/kota. Pengurusnya berusia dibawah 40 tahun yang disebut petani millennial.


Dalam kesempatan ini, mewakili Kepala Balitbangtan BPTP Sultra, Sub Koordinator KSPP Muhammad Adlan Larisu,SH,SP,M.Si, mengatakan JPN utamanya haruslah petani milenial dengan pengetahuan berbasis digital diharapkan petani bisa mengembang usahanya menjadi lebih mumpuni lagi, ia juga berharap kolaborasi antara JPN dan petani serta BPTP Sultra bisa menjadi wadah ruang perbaikan untuk masyarakat petani didaerahnya.
” JPN yakni diutamakan petani millenial karena komunikasi JPN nantinya berbasis digital. Sehingga baiknya pengurus diwakili oleh petani milenial yang lebih cakap digital. bila ada ingin sharing atau mengalami kendala untuk tetap berkoordinasi ke BPTP yang juga merupakan kantor petani,” ujarnya kepada Komda JPN Konsel usai mendampingi pengukuhan secara virtual daring bersama Kementan.







