BPTP Sultra Bimbing Prakerin 31 Siswa SMKN 3 KonKep

UfukNews.Com,KENDARI – Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) membimbing 31 Siswa SMKN 3 Konawe Kepulauan (Konkep), bersama Dua guru pendamping bimbingan Praktek Kerja Industri (Prakerin) ini diterima langsung oleh Koordinator KSPP Muhammad Adlan Larisu, SH,SP,M.Si, dan Kasubag Tata Usaha Miftah Hidayat S.Pt yang di dampingi Kepala Kepala Perkebunan (KP) Wawotobi dan KP Onembute, serta Pembimbing dan pendamping, kegiatan ini dilaksanakan di Aula BPTP Sultra, Selasa, (28/9).

Mewakili Kepala Balai BPTP Sultra, Koordinator KSPP Muhammad Adlan Larisu Bidang Penyuluhan Sosial Ekonomi Pertanian, saat menerima siswa prakerin, mengucapkan selamat datang kepada para pelajar yang mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan ini, ia menggambarkan saat ini kantor BPTP sendiri cakupannya luas terdapat berbagai fasilitas didalammnya dengan berbagai macam penerapan teknologi pertanian seperti kebun Tagrinov, Kebun SDG, kandang kambing dan kandang ayam serta mempunyai 2 kebun percobaan yakni KP Wawotobi dan Onembute.

“Siswa-siswi dapat memanfaatkan moment prakerin ini untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya agar kelak setelah selesai prakerin apa yang didapatkan bisa dikembangkan di daerah” ujar Muh. Adlan.

Dalam kesempatan ini , Mukharom Mufid Guru Pendamping Siswa prakerin berharap agar para anak didiknya selalu menjaga kesehatan dengan baik agar kegiatan pelatihan dapat diserap dan bermanfaat selama masa praktek dilaksanakan, lebihnya ia juga menyampaikan peserta didik dalam prakerin ini berjumlah 13 siswa Laki-laki dan 18 siswa perempuan.

Sementara itu, Kasubag Tata Usaha, Miftah Hidayat menyampaikan bahwa BPTP adalah UPTD pusat yang ditempatkan didaerah yang tugasnya dapat dilihat di situs resmi BPTP Sultra. Adapun tambahan aspek penilaian kali ini termasuk penilaian terhadap perilaku dan cara bersosialisasi. Situasi pandemic mohon untuk menjaga diri dan kesehatan dengan menerapkan prokes dan social distancing. Mekanisme akomodasi dibagi menjadi 3 lokasi. Khusus kelompok di BPTP sudah dipersiapkan rumah dinas

selain itu, Salah satu Pendamping prakerin, Hartanto Yusufa menerapkan pengisiaan absensi berbasis aplikasi digital sebagai bentuk penyesuaian terhadap situasi pandemi. Para siswa langsung dilatih terkait tata cara pengisiannya agar seluruh siswa dapat mengisi datanya tanpa ada kendala.

“Absensi dan terkait penugasan dapat di upload pada aplikasi yang telah kami buat” urai Hartanto disela pengarahan terkait aplikasi digital yang akan digunakan mulai besok.

Siswa Prakerin sendiri tetap mengadakan pembelajaran tatap muka dengan berbagai materi yang telah disusun serta akan banyak terjun langsung di lapangan untuk mempelajari berbagai penerapan teknologi pertanian. Setelah siswa prakerin resmi diterima selanjutnya kelompok yang akan prakerin di KP Onembute dan KP Wawotobi langsung bertolak menuju tempat kegiatan prakerin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *