Peningkatan Metode Pembelajaran Siswa Prakerin Melalui Daring

UfukNews.Com.Sultra.KonKep  – Siswa prakerin SMKN 3 Konawe Kepulauan setelah resmi diterima oleh BPTP Sultra telah memulai aktivitasnya. Selama 2 hari siswa prakerin yang ditempatkan di BPTP Sultra diajak oleh pembimbing melakukan room touring untuk melihat lebih dekat lingkungan kantor. Sementara itu, kelompok yang berada di Kebun Percobaan (KP) juga langsung terjun di lapangan untuk diperkenalkan koleksi benih dan tanaman apa saja yang sedang dibudidayakan.

Sebelum menerima materi teoritis, siswa diajak pula melakukan praktek pemasangan plastik mulsa dan pengolahan tanah pra tanam di sekitar kawasan pemeliharaan itik. Kegiatan ini dilakukan bersama dengan THL yang bertugas di Kebun Taman Agro Inovasi (Tagrinov) BPTP Sultra.

BPTP Sultra telah menyusun jadwal materi yang akan diterima oleh para siswa. Hari ini (01/10) 31 siswa akan mengadakan pembelajaran tatap muka sekaligus melalui daring. Hal ini agak berbeda dari metode pembelajaran sebelumnya yang selalu diadakan tatap muka, kali ini 13 siswa penempatan kebun percobaan dapat menerima materi melalui fasilitas Google Meet dari tempat mereka masing-masing.

Situasi pandemi saat ini membuat sistem pembelajaran ikut beradaptasi.

“Kami menyiapkan akses agar 13 orang siswa yang ditempatkan di KP Onembute dan KP Wawotobi tetap bisa mengikuti materi kelas. Hal ini sebagai upaya pemerataan dalam penerimaan materi yang telah dijadwalkan”, ungkap salah satu pendamping siswa prakerin, drh. Muh. Hartanto Yusufa, M.Si.

Materi perdana yang disampaikan hari ini di aula BPTP Sultra mengangkat materi tentang Teknologi Budidaya Kedelai dan bisa diakses melalui google meet. Materi ini dibawakan oleh Sri Wahyuni Basoka, SP., MP., salah satu fasilitator muda BPTP Sultra.

Seluruh siswa prakerin diharapkan bisa meningkatkan pengetahuannya tentang cara teknologi budidaya dan penanganan penyakit dan hama dan menambah produktivitas pada tanaman kedelai.Akhir sesi materi diadakan tanya jawab untuk sedikit menguji daya tangkap dan kapasitas para siswa setelah disajikan materi.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *