UfukNews. Com, KONSEL – Memasuki tahun 2022, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Tenggara, saat ini konsisten melakukan pembinaan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Habibie Ainun, (11/1/2022).
Setelah melakukan serangkaian pembekalan berupa workshop dan field trip ke kebun papaya milik petani di Jati Bali, Kabupaten Konawe Selatan, kini anggota KWT, mulai mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dari serangkaian pembekalan yang telah dijalani.
KWT Habibie Ainun terdiri dari 2 kelompok yakni Kelompok Tepule dan Kelompok Pasir Putih mulai aktif memanfaatkan rumah kebun bibit yang sudah berdiri di lahan masing-masing kelompok. Rumah kebun bibit berukuran 4 x 6 m, terletak tidak jauh dari permukiman penduduk merupakaan bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan, Kota Kendari. Selain itu terdapat bantuan saprodi berupa benih, polybag, mulsa plastik dan pupuk sebanyak 1 ton.
Kelompok Tepule pekan lalu, 07 Januari 2021 telah melakukan pembibitan dan pemasangan mulsa persiapan tanam yang didampingi penyuluh BPTP Sultra dan Penyuluh Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari. Dalam aktivitasnya, KWT Tepule berhasil mengisi 150 polybag, pembibitan tanaman sawi dan pemasangan mulsa plastik pada beberapa bedengan.

Penyuluh BPTP Sultra, Thamrin Kunta, ST. M.Si, mengatakan, pihaknya terus mengawal ibu-ibu terutama dalam keterampilan dan perlakuan tanam.
“Kami terus mendampingi ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Habibie Ainun, dalam membesarkan kelompoknya, khususnya dalam pengelolaan kebun kelompok dan keterampilan menanam dan pemeliharaan tanaman dikebunnya” urai Tamrin disela-sela mendampingi ibu-ibu membuat bedengan.
Ia menambahkan, pembinaan ini dilakukan secara kontinyu agar ibu-ibu dapat menopang kebutuhan sayuran sehat skala rumah tangga. Tidak menutup kemungkinan hasil kebun bisa menyentuh pasar bila terkelola dengan baik sehingga menjadi sumber tambahan penghasilan.
Sementara itu, Kelompok Wanita Tani (KWT) Tepule, Siti Hajrah, nampak bersemangat mengawal kelompoknya. Berkali-kali ia berusaha menyemangati anggotanya dengan guyonan agar kelompoknya terhibur.
“Alhamdulillah kami sudah berhasil mengisi 150 polybag secara gotong royong, menanam benih sawi dan membuat bedengan. Anggota kami sangat senang dikawal oleh penyuluh BPTP Sultra dan penyuluh Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari” jelas ibu Siti Hajrah saat menikmati minuman dinginya usai kegiatan.
Pemandangan serupa juga dilakukan KWT Pasir Putih hari ini, 11 Januari 2021. Linsawati mengatakan, kegiatan pengisian polybag dilakukan dibawah pengawalan ketua kelompoknya. Anggota kelompok bersama penyuluh bergotong royong melakukan pencampuran media tanam dan mengisi polybag.
“Semoga apa yang kami lakukan, bisa menjadi contoh untuk ibu-ibu rumah tangga lain, untuk bergerak demi menghasilkan sayuran dan buah sehat. KWT Pasir Putih akan membibitkan sawi dan akan menyemai benih pepaya, yang nantinya akan ditanam sekitar rumah kebun bibit dan halaman rumah anggota kelompok, ” ringkasnya.







