BPTP Sultra Gelar Pertemuan Penyusunan Kurikulum Prakerin

UfukNews. Com, KENDARI – Menindaklanjuti kedatangan siswa SMKN 4 Bombana  jurusan Agribisnis Ternak Ruminansia yang belum lama ini melaksanakan Prakerin di BPTP Sultra, maka Subkoordinator Kerjasama dan Pelayanan Pengkajian (KSPP) Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Tenggara, membuka ruang diskusi melalui pertemuan yang dihadiri oleh tenaga fungsional BPTP Sultra dalam upaya untuk memperoleh sumbangsih serta saran terkait kurikulum yang telah dibuat sebelumnya. Pertemuan dan diskusi ini, berlangsung interaktif di aula BPTP Sultra pada Senin  (21/02/2022).

 Adanya pertemuan penyusunan kurikulum Prakerin, berangkat dari banyaknya kunjungan peserta Prakkerin yang mengunjungi BPTP Sulawesi Tenggara dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Siswa Prakerin berasal dari siswa kejuruan  bidang pertanian maupun peternakan pada beberapa kabupaten di Sultra. Kegiatan prakerin merupakan salah satu layanan BPTP Sulawesi Tenggara bagi masyarakat dan sebagai salah satu media dalam diseminasi inovasi teknologi pertanian spesifik lokasi serta membantu menumbuhkan minat dan motivasi bagi generasi muda dalam bidang pertanian.

Kasubbag Tata Usaha, Miftah Hidayat, S.Pt, mengungkapkan, bahwa terjadi perubahan penanganan Prakerin yang semula ditangani oleh Program kini beralih ke KSPP. Selain  terjadi peralihan, pihak manajemen tidak menganggarkan kegiatan Prakerin.

“ Sehingga menuntut  adanya kerjasama terkait penekanan anggaran yang harus dibebankan oleh pihak sekolah sesuai dengan kebutuhan Prakerin, “ tutupnya.

Sementara itu, Sub Koordinator KSPP, Muhammad Adlan Larisu, SH, SP, M.Si  memfasilitasi  proses evaluasi kurikulum yang ditawarkan oleh KSPP dan membuka kesempatan kepada seluruh tenaga fungsional yang hadir untuk menyampaikan saran dan masukan.

“ Kita harus memberi gambaran, bahwa kurikulum siswa Prakerin yang dibuat telah mengacu pada standar operasional pihak sekolah. Namun tetap membutuhkan, penyelarasan program dan manajemen, “ tutupnya.

drh. Mohammad Hartanto Yusufa, M.Si selaku penanggungjawab yang ditunjuk dalam menyusun kurikulum mempresentasikan program Prakerin jurusan peternakan dan rincian materi yang akan diajarkan.

” Kegiatan Prakerin mengacu pada penyelarasan kurikulum sekolah, dengan dunia usaha dunia industri. BPTP Sultra sebagai lembaga kajian, maka kurikulum disesuikan dengan Tujuan Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Lembaga”, jelas Hartanto.

Hartanto menambahkan, diskusi interaktif ini menghasilkan beberapa rekomendasi diantaranya revisi kurikulum yang lebih terstruktur. Dengan membuat konten materi utama, tambahan (pendukung) dan praktek di lapangan dengan presentasi 30 % teori dan 60 % praktek.

“ Beberapa tenaga fungsional menambahkan materi, penambahan materi lebih mengedepankan faktor keterampilan dan pembekalan non teknis berupa motivasi dan agribisnis. Untuk diketahui, BPTP Sultra telah menekan MoU dengan pihak SMK yang ingin menempatkan siswanya melaksanakan Prakerin. Dalam MoU penganggaran dibebankan kepada pihak sekolah demi kelancaran proses pembelajaran, “ pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *