BPTP Sultra Panen Jagung Bersama Kelompok Tani Wanita Watulondo

UfukNews.com.KENDARI – Badan Litbang  Kementrian Pertanian Balai pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan panen jagung bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Habibie Ainun Tepule Kelurahan Watulondo Kecamatan Puuwatu Kota Kendari, bersama Koordinator Rumah Zakat dan Tim Dinas ketahanan Pangan Kota kendari, kegiatan ini dihadiri seluruh kelompok tani wanita, Jumat, (27/5).

Dalam sambutannya saat melaksanakan panen bersama , Sub Koordinator Kerjasama dan Pelayanan Pengkajian (KSPP) BPTP Sultra , Muhammad Adlan Larisu, SH., SP., M.Si., memberi apresiasi dan motivasi kepada kelompok tani wanita, meski telah paruh baya mereka terus berprokdutif dalam mengatasi kebutuhan pangan diwilayahnya, dengan memanfaatkan lahan kosong  agar bisa lebih produktif.

“Kami sangat bangga dan bersyukur berada di tengah-tengah hasil kerja keras kelompok KWT Habibi Ainun akhirnya bisa panen jagung bersama, semoga berkah,” ujar Muhammad Adlan saat kegiatan panen bersama..

Diketahui luasan area panen jagung ini berada diatas lahan yang hanya seluas kurang lebih 20 kali 50 meter persegi selain tanaman pangan dan macam hortikultura lainnya, produktifitas tanah terlantar yang berstatus pinjam pakai milik salah satu warga watulondo ini merupakan area kosong pembuangan sampah dikelurahan setempat.

Dengan modal hasil semai bibit pepaya kelompok KWT bersama Tim pendamping melakukan pendampingan penanaman pepaya dan penanaman jagung pulut dengan cara tumpangsari. penanaman yang dilakukan sejak maret 2022 ini menghasilkan buah yang sangat memuaskan.

Sementara itu, Ketua KWT Habibi Ainun, Siti Hajrah mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil panen yang diperolehnya, ia berharap kedepannya akan membuahkan panen yang lebih baik lagi.

“hasil panen hari ini semoga bisa lebih memotivasi lagi kedepannya, ibu-ibu lansia bisa tambah semangat lagi, alhamdulillah hasil panen jagung juga memuaskan, tidak ada serangan tikus dan hama lainnya”, ungkap Siti Hajrah saat menjamu tim pendamping bersama sajian makanan khas kota kendari usai melaksanakan panen bersama.

Dengan adanya kelompok tani wanita diharapkan pemenuhan kebutuhan pangan lokal dapat teratasi, kegiatan ini juga dapat menjadi inspirasi masyarakat lainnya agar bisa produktif untuk memenuhi pangan keluarga.

” Hasil panen langsung dipasarkan di tempat dan  penjualannya cukup laris manis. Sasarannya adalah yang hadir saat panen dan  masyarakat sekitarnya” ujarnya pula.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *