Ali Mazi : Wisuda Santri Hafizh, Bisa Memberi Semangat Pengurus Pondok Pesantren

UfukNews. Com, KENDARI – Saat menghadiri Wisuda santri Hafizh Pesantren Asga Darul Muttaqin, pada acara Milad ke-II dan Wisuda Santri, Program Tahfidzul Qur’an 5 Juz dan 10 Juz, Pondok Pesantren Asga Darul Muttaqin, Gubernur Sulawesi Tenggara H. Ali Mazi SH mengatakan, kegiatan wisuda santri hafizh ini, dapat menambah semangat pengasuh dan pengurus Pondok Pesantren Asga Darul Muttaqin untuk lebih termotivasi dalam mendidik dan membimbing para santrinya kedepan, Minggu (9/10/2022).

Turut hadir pada acara ini, Mantan General Manajer Pertamina Regional Sulawesi Haerul Alfian Adin, Mantan Vice Presiden Asse Pertamina Pusat Tengku Badarsa, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pondok Pesantren Tarbiyatul Qur’an Asga Darul Muttaqin H. Abdul Malik Amin dan Hj. Astuti, Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Tarbiyatul Qur’an Asga Darul Muttaqin KH. Mulyan Efendi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi M. Ridwan Badallah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Prov. Sultra I Gede Panca, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Sultra Rahmad Hasan, Kepala Biro Pemerintahan Setda Sultra Muliadi, dan Ketua DPD KNPI Provinsi Sulawesi Tenggara Alvin Akawijaya Putra.

“Saya mengucapkan Selamat dan Sukses kepada pengasuh dan seluruh pengurus Pesantren Asga Darul Muttaqin, yang dapat mewisuda santrinya pada kesempatan hari ini. Semoga kegiatan wisuda santri hafizh ini, dapat menambah semangat pengasuh dan pengurus Pondok Pesantren Asga Darul Muttaqin, untuk lebih termotivasi dalam mendidik dan membimbing para santrinya kedepan,” kata Ali Mazi.

Lanjut Ali Mazi, selamat dan Sukses kepada para Santri Tahfidz Pesantren Qur’an Asga Darul Muttaqin yang hari ini diwisuda. Semoga wisuda ini memberi keberkahan bagi santri sekalian, berkah bagi orang tua dan keluarga kalian khususnya, dan juga berkah bagi masyarakat.

” Demikian pula, kepada para orang tua santri yang anaknya hari ini diwisuda, selamat berbahagia”, semoga dengan kesabaran dan dukungan orangtua, menjadikan anak-anak terus termotivasi dalam menyelesaikan pendidikan tahfizh Qur’an di Pesantren Qur’an Asga Darul Muttaqin, yang Insyaa Allah kelak membawa kebaikan bagi bapak dan ibu,” ujarnya.

Ali Mazi mengingatkan, seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi di era disrupsi saat ini, generasi muda dihadapkan pada dua sisi. Satu sisi, memberikan jaminan kecepatan informasi, sehingga memungkinkan para generasi muda untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya, serta daya saing. Namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme dapat masuk dengan mudahnya.

” Apabila kita tidak dapat membendung dengan karakter positif dan filter ilmu pengetahuan, utamanya yang bersumber dari Al-Quran dan hadist. Dalam menghadapi tantangan tersebut, maka peran dan sinergitas pemerintah dengan lembaga pendidikan, dan dukungan orang tua mutlak diperlukan. Lembaga pendidikan, baik pendidikan umum maupun pendidikan agama, khususnya pendidikan agama Islam, benar-benar berperan dalam melahirkan generasi muda Islam Sulawesi Tenggara, yang beriman dan bertaqwa, berintegritas tinggi, santun, dan bertanggung jawab, ” tandasnya.

Kata Ali Mazi, generasi muda Islam di Sultra, juga harus memiliki kapasitas, intelektual, dan skill kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepeloporan yang mempuni. Dan kesemuanya itu, harus dimulai dari tingkat dasar dan menengah hingga pendidikan tinggi.

“Saya berharap eksistensi Pesantren Asga Darul Muttaqin kedepan, dapat terjaga dalam melakukan pembinaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang beriman, bertakwa dan ber-akhlakul karimah, serta berilmu pengetahuan,” harap Ali Mazi.

Tidak lupa Gubernur Sulawesi Tenggara H. Ali Mazi menyampaikan terima kasih dan apersiasi kepada dewan pembina yayasan, pengasuh dan seluruh pengurus Pesantren Asga Darul Muttaqin atas ketulusan dan keikhlasannya. Terutama dalam menyelenggarakan pendidikan ini, dalam rangka menyiapkan generasi masa depan yang Islami, pencinta Qur’an dan hadist nabi.

” Kepada santri wisudawan/wisudawati tahfizh Qur’an Pesantren Asga Darul Muttaqin, Ali Mazi mengucapkan selamat, sembari berharap kepada para santri agar senantiasa menjaga dan meningkatkan semangat belajarnya, karena kalian adalah masa depan daerah dan bangsa. Semoga kedepan kalian menjadi anak yang dapat membanggakan orang tua, keluarga, guru-guru kalian dan masyarakat, karena menjadi insan kamil yang bermanfaat bagi agama, masyarakat, bangsa dan negara, ” inginnya.

Melalui perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ali Mazi menginginkan agar semua umat islam tingkatkan kecintaan kita kepada Rasulullah, dengan meneladani sifat-sifat beliau, dan berusaha istiqomah menjalankan ajarannya hingga akhir hayat. Semoga kita menjadi umat-umatnya yang memperoleh keselamatan di dunia dan di akhirat kelak.

Untuk diketahui,ke sebelas santri yang wisuda dalam Program Tahfidzul Qur’an 5 Juz dan 10 Juz, adalah Alif Maulana Qodri wisuda juz 5, laki-laki, asal Kabupaten Kolaka. Muhammad Syahril Apriansyah, wisuda juz 5, laki-laki, Kecamatan Kendari Barat. Amelia Imelda Nanjalica, wisuda juz 5, perempuan, Kabupaten Wakatobi. Ahmad Muarif Sidik, wisuda juz 5, laki-laki, Kota Kendari. Risya Risky Wulandari, wisuda juz 5, perempuan, Kota Kendari Barat. Khafsyah Mutiara Annisa, wisuda juz 5, perempuan, Kecamatan Lalembuu Konawe Selatan. Siri Nurhazanah, wisuda juz 5, perempuan, Kecamatan Lalembuu Konawe Selatan. Nur Laelatul Afsani, wisuda juz 5, perempuan, Kecamatan Benua Konawe Selatan. Silmy Kaffah, wisuda juz 5, perempuan, Kota Kendari. Muh. Thoriq Faqih, wisuda juz 10, laki-laki, Kecamatan Lalembuu Konawe Selatan dan Yusuf Rizky Ramadhan, wisuda juz 10, laki-laki, Kecamatan Lalembuu Konawe Selatan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *