Wisata Batu Sori, Konon Karang Raksasanya Berasal dari Kapal Asing yang Terdampar di Buton

UfukNews, BAUBAU – Wisata Batu Sori adalah salah satu destinasi wisata Kota Baubau, yang cukup berkembang dan sangat populer di kalangan masyarakat Kota Baubau. Destinasi Wisata ini, memiliki jembatan yang sangat panjang di atas laut dan karang raksasa berbentuk kapal.

Wisata Batu Sori berlokasi di Kelurahan Palabusa, Kecamatan Lea-lea, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara. Waktu tempuh tempat ini dari pusat Kota Baubau berkisar 30 sampai 40 menit dengan kendaraan roda dua.

Destinasi wisata ini, sangat populer hari ini di Kota Baubau. Bagaimana tidak, lokasi ini menyediakan pemandangan yang menakjubkan dari pesisir laut. Air laut yang jernih. Fasilitas Gazebo yang penuh warna. Suasana alam yang hening membuat kicauan burung dan desiran ombak terdengar dengan jelas.

Di sepanjang jembatan ini, juga dihiasi lampu yang semakin menambah semarak wisata ini di malam hari. Tidak berhenti sampai di situ, Destinasi wisata ini, memiliki batu karang raksasa yang berbentuk seperti kapal. Batu karang ini yang membedakan batu sori dengan destinasi wisata pesisir laut lainnya di Kota Baubau.

Di atas batu karang raksasa ini, terdapat sejumlah spot-spot menarik. Seperti jembatan, panggung serbaguna, gazebo, dan spot berfoto Batu Sori. Batu karang ini menjadi favorit wisatawan untuk menikmati indahnya pemandangan pesisir pantai dari ketinggian.

Pengelola Wisata Batu Sori, La Ode Satiwarsa mengungkapkan, lokasi wisata ini selain dikenal dengan keindahannya. Serta dikenal sebagai lokasi yang sakral. Konon ceriteranya setiap kapal asing yang berniat jahat ke masyarakat Buton, akan terdampar dan tidak bisa keluar lagi dari wilayah Batu Sori.

” Batu Sori berasal dari bahasa Buton, Batu Tosore yang berarti kapal yang terdampar. Dengan begitu, karang raksasa yang berada di batu sori hari ini masih diyakini sebagai kapal yang pernah terjebak di Batu Sori, ” ulas Satiwarta sembari bercerita.

Satiwarsa menuturkan, saat ini wisata batu sori, memiliki sebanyak 34 gazebo yang berada di daratan dan di atas jembatan. Selain itu, lokasi ini juga memiliki gedung dive center. Dengan begitu, tidak jarang para wisatawan dari dalam Kota maupun di luar Kota Baubau datang kemari untuk melakukan diving.

“Kebanyakan wisatawan mancanegara datang kemari,  untuk diving di sini. Ada yang dari Prancis. Ada juga dari Korea,” paparnya.

Kerang di lautan area Baru Sori ini, menurut Satiwarsa, masih sangat terjaga. Sehingga, tempat ini menyuguhkan pemandangan dasar laut yang luar biasa indahnya.

Untuk diketahui, untuk masuk di area wisata Batu Sori, pengunjung harus membayar uang registrasi masuk sekitar dua ribuan per orang. Pada hari biasa, Senin sampai Sabtu pengunjung yang datang di tempat ini di bawah angka 100 pengunjung. Namun, di hari Minggu atau hari libur lainnya, pengunjung bisa berjumlah lebih daripada 100 orang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *