Pj. Gubernur Sultra : Job Fair, Menekan Angka Pengangguran

Foto, Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto di damping Kadis Naker Sultra Ali Haswandi saat memantau pembukaan job fair 2024 di Kendari.

UfukNews. Com, KENDARI – Saat pelaksanaan Pameran Bursa Kerja atau Job Fair tahun 2024 yang dilaksanakan di Atrium Lippo Plaza Kendari, Pj. Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara Komjen Pol. (H.C) Andap Budhi Revianto SIK, MH mengatakan, kegiatan Pameran Bursa Kerja (Job Fair) tujuannya untuk menekan angka penggangguran.

“ Kegiatan Job Fair ini adalah salah satu terobosan pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, dalam menekan angka pengangguran di bumi anoa. Dimana, Pameran Bursa Kerja ini, menyediakan 1.064 lowongan bagi calon tenaga kerja dari 24 perusahaan yang ada.
Olehnya itu, Ia sangat mengapresiasi event Job Fair, khususnya perusahaan yang berinvestasi di daerah ini dan membuka lowongan kerja.

“Alhamdulillah, terdapat 1.064 lowongan pekerjaan dari 24 perusahaan yang akan merekrut calon karyawannya. Saya apresiasi dan ucapkan terima kasih. Pada kesempatan ini, saya juga mendorong perusahaan lainnya untuk memberi kesempatan bagi pencari kerja,” ungkapnya, Selasa (07/05/2024).

Lanjutnya, bahwa kegiatan Pameran Bursa Kerja 2024 ini merupakan upaya Pemprov Sultra, untuk menekan tingkat pengangguran terbuka di Sultra sekaligus memberikan informasi kesempatan kerja yang ada.
“Kegiatan ini terselenggara sebagai komitmen kami, untuk menekan tingkat pengangguran terbuka di Bumi Anoa Sultra tercinta ini. Selama ini informasi kesempatan kerja yang diterima masyarakat terkesan terbatas dan tertutup,” katanya.

Sambungnya, Pameran Bursa Kerja ini, dapat menjadi wadah untuk mempertemukan pencari dengan pemberi kerja, disamping keberadaan Pemerintah Provinsi yang harus memfasilitasi kesempatan lapangan kerja bagi tenaga kerja local. Tujuannya, agar memiliki kesempatan kerja sesuai dengan bakat, minat, serta keahliannya.

“ Sesuai amanat undang-undang, instansi pemerintah wajib mengalokasikan paling sedikit 2% untuk penyandang disabilitas. Untuk perusahaan swasta 1% dari total alokasi kebutuhan perusahaan. Saat ini terdapat 1 dari 24 perusahaan yang menerima tenaga kerja disabilitas. Harapan kami, ke depan semakin banyak perusahaan yang dapat memfasilitasi Saudara-Saudara kita penyandang disabilitas untuk dapat bekerja dan berkarya,” imbuhnya.

Ia berharap kiranya bagi perusahaan yang membuka usaha di Sultra agar memprioritaskan para pencari kerja lokal Sultra untuk bekerja dan berkarir di perusahaan. Semoga dengan pelaksanaan Pameran Bursa Kerja tahun 2024 ini, dapat memberikan peluang kerja bagi Saudara-Saudara kita masyarakat Sultra yang belum bekerja.

Andap mengungkapkan, saat ini tercatat penduduk Sultra sebanyak 2.79 juta, dimana 1.4 juta diantaranya adalah yang saat ini bekerja maupun yang sedang mencari pekerjaan. Terdapat 2 (dua) indikator cerminan kinerja ketenagakerjaan, yakni indikator Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).

“Dalam 3 (tiga) tahun terakhir tren TPAK menunjukkan perkembangan yang positif (alami peningkatan sebesar 2.09% dibanding Februari 2023). Untuk TPT sebesar 3.22% (turun 0.44% dibanding Februari 2023),” ungkapnya.

“Untuk penduduk yang bekerja mencapai 1.36 juta Orang ( meningkat 72.38 ribu dibanding Februari 2023 ). Sedangkan untuk jenis lapangan pekerjaan yang menyerap banyak angkatan kerja yakni pada sektor pertanian yang mencapai 34.23%,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *