Ufuknews. Com, KENDARI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bagi para calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Kegiatan ini digelar di salah satu hotel di Kota Kendari, Kamis (15/01/2026).
Ketua DPD Partai Hanura Sultra, H. Fajar Ishak Daeng Jaya menjelaskan, pelaksanaan kegiatan ini, menjadi ajang seleksi figur calon pemimpin partai di tingkat kabupaten/kota.
” Dengan tagline Partai Hanura saat ini ‘Daerah Berdaya, Indonesia Sejahtera,” oleh karena itu, kami mengajak semua komponen masyarakat untuk menyatukan langkah dalam membangun daerah. Partai Hanura sangat terbuka, ” jelasnya
Lanjutnya, komposisi peserta tidak hanya diisi kader partai, akan tetapi menarik sejumlah tokoh-tokoh di luar partai. Bahkan, ada yang baru bergabung karena ketertarikannya pada Hanura. Ini yang membuktikan bahwa Partai Hanura selalu terbuka untuk siapa saja.
” Untuk teknis pelaksanaan uji kelayakan ini, dibagi dalam dua zona. Pertama zona wilayah daratan yang dipusatkan di Kota Kendari sebanyak 12 DPC. Sedangkan, di wilayah kepulauan akan dipusatkan di Kota Baubau, ” urainya.
Untuk di Kota Kendari ini, H. Fajar Ishak menambahkan, pihaknya melakukan fit and proper test calon ketua untuk 12 DPC sedangkan di Kota Baubau sebanyak 5 DPC. Totalnya sebanyak 17 DPC Kabupaten/Kota.

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) IX DPP Partai Hanura yang membawahi Sulsel,Sulbar dan Sultra, Brigjen Pol (Purn) Dr. Drs. Adeni Muhan Dg Pabali, MM, menjelaskan, pentingnya tahapan seleksi kepemimpinan partai di tingkat daerah sebagai langkah strategis organisasi
” Saya memberikan apresiasi kepada Ketua DPD Sultra yang menyelenggarakan kegiatan fit and proper test ini. Hal ini diperlukan untuk menyaring figur-figur yang handal dan memiliki rekam jejak (track record) yang baik untuk memimpin, ” imbuhnya.
Sambungnya, DPC ini sangat penting dalam rangka mengawal dan sebagai lokomotif di daerah untuk kepentingan jangka panjang. Diperlukan orang-orang yang handal.
Untuk diketahui, sebanyak 12 DPC secara bergantian dipanggil oleh tim seleksi dari partai untuk melakukan wawancara. (Adm)







