Ketgam: Wakil Bupati Buton Syarifudin Saafa, bersama Anggota Komisi I DPR RI Habib Idrus Salim Aljufri, Lc., M.B.A., serta Anggota Komisi VI DPR RI Ismail Bachtiar di Ruang Rapat Bidang Legislasi Fraksi PKS, Gedung Nusantara I.
UfukNews. Com, JAKARTA – Pasca Pelantikan kepala daerah serentak pada 20 Februari 2025, dilaksanakan di istana Negera Republik Indonesia, Wakil Bupati Buton Syarifudin Saafa, melakukan kunjungan kerja pertama ke Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, di Kompleks DPR/MPR, Senayan, Jakarta, (24 /02/ 2025) .
Pada kunjungan kerja pertamanya sebagai wakil Bupati Buton periode 2025-2030, Ia melakukan audiensi yang diterima langsung oleh Anggota Komisi I DPR RI Habib Idrus Salim Aljufri, Lc., M.B.A., serta Anggota Komisi VI DPR RI Ismail Bachtiar di Ruang Rapat Bidang Legislasi Fraksi PKS, Gedung Nusantara I.
Pada pertemuan bersama Fraksi PKS di DPR RI, Wakil Bupati Buton, Syarifudin Saafa, didampingi Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Nanang Lakaungge menyampaikan, berbagai aspirasi terkait kondisi Kabupaten Buton, termasuk potensi dan tantangan yang dihadapi daerahnya.
“Buton adalah daerah induk dari berbagai pemekaran dan bercita-cita memiliki entitas sebagai provinsi sendiri. Saat ini, Buton masih tergolong tertinggal, meskipun memiliki potensi luar biasa, seperti cadangan aspal terbesar di dunia serta potensi minyak di lepas pantai. Namun, APBD kami hanya sekitar Rp 800 miliar,” katanya.

Ketgam: Wakil Bupati Buton, Syarifudin Saafa, saat melaksanakan Kunjungan kerja pertama di DPR RI.
Selain beberapa hal diatas, Wakil Bupati Buton, Syarifudin juga menyoroti masih terdapat sebanyak 22 titik blank spot atau area yang belum terjangkau jaringan internet di Kabupaten Buton.
” Sehingga kami berharap, dengan adanya pertemuan pada hari ini, apa yang menjadi masalah seperti tidak adanya jaringan dapat teratasi secepatnya, dan Kabupaten Buton tidak di dapati lagi desa-desa yang tidak memiliki jaringan Internet, ” tutupnya.
Ditempat yang sama, Habib Idrus Salim Aljufri menanggapi persoalan tersebut serta menyatakan kesiapannya untuk memperjuangkan akses internet bagi masyarakat Buton.
“Kami senang punya Wakil Bupati yang bersemangat meskipun baru dilantik. Terkait 22 blank spot ini, akan kami perjuangkan di Komisi I. Saya akan menghubungi langsung Menteri terkait agar permasalahan ini segera ditindaklanjuti,” ungkap Habib Idrus.
Selain tidak adanya jaringan internet, Ismail Bachtiar menerangkan akan mendorong optimalisasi sumber daya alam guna mendukung pembangunan daerah.
“Pak Wakil (Bupati) bisa mengoptimalkan Perseroda atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mengelola potensi aspal dan minyak yang ada. Jika memungkinkan, data potensi tersebut bisa disiapkan agar kami bisa membahasnya lebih lanjut dengan mitra Komisi VI,” kata Ismail.
Untuk diketahui, Audiensi tersebut menjadi langkah awal bagi Pemerintah Kabupaten Buton dalam memperjuangkan pembangunan daerah serta meningkatkan konektivitas digital bagi masyarakat. Wakil Bupati Buton berharap ada tindak lanjut konkret dari pertemuan ini demi kemajuan Buton ke depan. (Adm)







