UfukNews. Com, KENDARI – Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits. (STQH ) merupakan sebuah lomba yang diselenggarakan oleh Pemerintah dan Kementerian Agama sebagai bagian dari sistem pembinaan dan manajemen talenta keagamaan nasional, yang berfokus pada seleksi dan pembinaan bacaan dan pemahaman Al-Qur’an dan Hadits.
Saat ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, sedang melakukan pemantapan koordinasi lintas sektoral untuk mensukseskan pelaksanaan STQH yang aka digelar di Sulawesi Tenggara yang pelaksanaannya tidak lama lagi.
Dimana, Sulawesi Tenggara (Sultra) terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan STQH Nasional XXVIII tahun 2025 di Kota Kendari, sebuah perhelatan akbar syiar Al-Qur’an yang akan diadakan pada 8 hingga 19 Oktober 2025.
Saat ditemui, Kamis, (18/9/2025), Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara Ir. Hugua mengatakan, saat ini Sulawesi Tenggara menghadapi STQH dan menjadi tuan rumah. Berarti ini bertekanan dengan kerohanian salahsatunya kedisplinan.
” Sebagai insan transportasi kepada hal khalayak ramai, yang memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya pada kegiatan STQH, juga sebagai teladan dijalan, ” imbuhnya.
Ia menambahkan, mulai dari menata koordinasi dengan aparat kepolisian dan lintas sektoral, yakni dengan aparat lalu lintas, bagaimana dengan penunjuk jalan dan marka jalan serta keamanan perjalanan lainnya.
” Sehingga adanya penertiban serta penataan jalur dan rambu jalan, nantinya semua khafilah yang datang tidak ada yang tersesat karena semua penopang penunjuk jalan sudah lengkap dan komplit, ” tutupnya.

Diwaktu yang berbeda, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara Muhammad Rajulan kembali menjelaskan, bahwa Wakil Gubernur Ir. Hugua tadi sudah mengingatkan bahwa persiapan STQH N, dimana pada tahun 2025 ini, Sulawesi Tenggara mendapatkan kehormatan sebagai tuan rumah.
” Tentunya ini sebagai salah satu momentum yang baik, selain sebagai tuan rumah tentu saja akan berimplikasi kepada peningkatan peningkatan disektor perekonomian. Apalagi, kami di Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara mendapatkan kepercayaan untuk mengkoordinir bidang transportasi, ” terang pria yang akrab disapa Rajulan.
Mengenai hal itu, lanjutnya, pihaknya sejak jauh hari telah mempersiapkan diri, bersama tim terkait serta instansi lainnya seperti Polda Sultra, Pol PP serta didukung oleh Dinas Perhubungan Kota Kendari, serta kabupaten terdekat seperti kabupaten Konawe dan Konawe Selatan dalam kolaborasi untuk mensukseskan acara STQH.
” Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara sendiri, telah dipersiapkan sebanyak 40 personil untuk membantu mengatur lalu lintas serta dengan pengaturan parkiran yang akan berkolaborasi dengan instansi lainnya. Kita harapkan dalam pelaksanaan kegiatan STQH, dari segi transportasi dapat ditangani dengan sebaik-baiknya, ” ulasnya.
Tidak disitu saja, sambung Rajulan, pihaknya telah berkomunikasi dengan pihak kementerian perhubungan mengenai bantuan armada sebanyak 4 unit jenis AS dan sudah disanggupi. Selain itu, ada bantuan dari Dinas Perhubungan Kota Kendari telas menyiapkan trans Lulo sebanyak 6 (enam) unit.
” Mudah-mudahan dengan adanya bantuan unit ini, persoalan dilapangan dalam pelaksanaan STQH dapat bejalan sebagaimana mestinya serta tidak menjadi salah satu kendala. Sehingga dengan penempatan personil dan kolaborasi antar instansi ini, kegiatan STQH dengan melakukan survey dilapangan untuk mensukseskan acara tersebut,” pungkasnya.







