UfukNews. Com, KENDARI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra) menguraikan program strategis pendidikan ditahun 2026. Dalam uraian tersebut, disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, Prof. Aris Badara kepada sejumlah wartawan di Aula Kantor Disdikbud Sultra, Senin (05/01/2026).
” Program strategis Disdikbud Sultra dalam pengelolaan keuangan tahun 2025 menunjukan kemajuan. Apalagi, dari segi jumlah anggaran Disdikbud Sultra dipercayakan mengelola jumlah yang besar dibandingkan dengan OPD lain,” pria sapaan akrab Prof. Aris Badara didampingi sejumlah kepala bidangnya.
Lanjutnya, untuk pengelolaan kegiatan dari sisi keuangan dan program kerja cukup menggembirakan. Hal ini tidak lepas dari kerja sama seluruh tim dan bidang yang ada sesuai dengan arahan Bapak Gubernur.
” Dalam program strategis tahun ini, salah satunya adalah pembangunan sekolah Garuda dengan sumber anggaran revitalisasi dari pemerintah pusat. Bahkan, Sultra mendapatkan kepercayaan dengan mendapatkan anggaran terbesar kedua setelah Provinsi Jawa Barat (Jabar) untuk mendukung program strategis nasional khususnya pembangunan sekolah Garuda, ” imbuhnya.
“Alhamdulillah kita mendapatkan anggaran terbesar kedua setelah Jabar. Hal ini tidaklah mudah karena saingan kita sangat banyak yang memasukan proposal,” ulasnya.
Untuk SMK di Sultra, kata Aris Badara, sudah sesuai dengan visi global Gubernur Sultra, Mayjen TNI Purn Andi Sumangerukka. Dimana, dengan menyiapkan alumni agar bisa bersaing di dunia kerja internasional dan global. Baik dari sisi kualitas dan kuantitas sehingga semua fasilitas pendukung akan disiapkan sejak awal.

” .Saat ini kita siapkan optimalisasi SMK menjadi Badan usaha layanan daerah (BLUD) sehingga dalam pelaksanaan kegiatan Bisa dilakukan secara mandiri. Dan ini sudah dalam proses penguatan,”jelasnya.
Selain itu, sejumlah SMK di Sultra juga sudah mendukung program strategis lainnya yakni sebagai pemasok MBG. Dan tercatat sebanyak 70 SMK yang sudah melaksanakan itu sesuai dengan bidangnya.
“Saat ini kita sedang membuat website satu data khusus MBG, sehingga data yang dibutuhkan, mulai data pendukung, data penerima manfaat serta kebutuhan lain yang dibutuhkan,”ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut juga, Prof.Aris menyatakan di hari pertama masuk sekolah diharapkan proses belajar mengajar berjalan dengan baik. Bahkan, untuk memberikan motivasi kepada guru, Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi inspektur upacara di salah satu sekolah di Kota Kendari.
Usai melaksanakan konpres, Kadis Dikbud Sultra, Prof. Aris Badara melaksanakan rapat koordinasi bersama KCD, Kepala Sekolah SMA,SMK,SLB se Sulawesi Tenggara. Dalam rakor tersebut, menekankan penggunaan dana bos yang akuntabel, transparan dan akuntabel.







