Petakan Wilayah Pertanian, BPTP Sultra Jalin Koordinasi Bersama Pemda Bombana

UfukNews. Com, BOMBANA – Untuk mendapatkan kesesuaian wilayah pertanian, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Tenggara (Sultra) menjalin koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun data dan informasi sumberdaya lahan yang dituangkan dalam bentuk “Peta Kesesuaian Lahan” beberapa komoditas pertanian utama Kementan di Kabupaten Bombana (24/1/2022).

Kegiatan kerjasama diawali Tim BPTP Sultra melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bombana. Selanjutnya dilakukan pengumpulan data, survey lapang/ lokasi pengkajian, analisis laboratorium dan evaluasi lahan. Tim BPTP Sultra bergerak cepat mengitari beberapa wilayah daratan/kecamatan, yang memiliki potensi pertanian, hingga menyeberang ke Pulau Kabaena mulai bulan Juni hingga Desember tahun 2021 dalam upaya melakukan survey biofisik lahan dan mengumpulkan beberapa data data penunjang kegiatan.

Data yang telah dihimpun, kemudian diproyeksikan kedalam peta berskala 1:50.000. Tim berhasil memetakan peta pewilayahan komoditas pertanian berdasarkan Zona Agroekologi (ZAE), peta kesesuaian lahan untuk beberapa tanaman pangan, perkebunan dan hortikultura. Salah satu hasil analisis kesesuaian lahan untuk komoditas pertanian di Kabupaten Bombana, menunjukkan bahwa hampir semua kelas kesesesuaian lahan terdapat di wilayah ini dengan factor pembatas yang mendominasi antara lain media perakaran (rc), retensi hara (hr), ketersediaan air (wa) dan bahaya erosi (eh).

Ketua tim Didik Raharjo, SP mengatakan, keberhasilan dalam pembuatan peta ini tidak lepas dari kerjasama yang baik antar kedua belah pihak.

“Kerjasama ini diharapkan terus berlanjut, demi pengembangan pertanian yang berkesinambungan. Apalagi saat ini, kita sedang dihadapkan dengan kondisi iklim ekstrim yang setiap waktu menjadi tantangan dalam dunia pertanian. Seluruh data yang terkumpul dapat digunakan oleh stakeholder,  untuk perencanaan pengembangan komoditas pertanian dan agar kedepannya pembangunan sector pertanian di Kabupaten Bombana, ” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *