Polda Sultra Teken MoU Bersama Media

UfukNews. Com, KENDARI – Kepolisian Daerah (Polda), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali menggelar acara kemitraan bersama Insan Pers dalam agenda Coffee Morning, yang bertempat di Aula Dachara Polda Sultra, Rabu (16/3/2022).

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Sultra Irjen Pol Teguh Pristiwanto, Wakapolda Sultra Brigjen Pol Waris Agono dan beberapa Ketua Organisasi Pers diantaranya Ketua PWI Sultra Sarjono dan Ketua AJI Sultra Rosniawati Fikri.

Bacaan Lainnya

Kapolda Sultra Irjen Pol Teguh Pristiwanto,
melalui Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, kegiatan coffee morning ini, merupakan agenda tahunan yang rutin dilakukan antara Polda Sultra dan Insan Pers. Kegiatan ini juga dirangkaikan, dengan penandatanganan Memorandum of Understanding atau kesepakatan kerjasama.

“Jadi kita laksanakan MoU dengan 15 Media diantaranya 1 Media cetak, 1 Media Audio, 4 Media Audio Visual dan 9 dari Media Online. Sebelumnya, hanya 9 media saja yang terakomodir namun saat ini bertambah menjadi 15 Media, ” ujarnya.

Lanjut Ferry, yang hadir dalam agenda coffee morning tersebut sebanyak 94 Media. Kendatipun demikian, pihaknya tetap akan menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan semua Media di Sultra .

“Jadi jangan khawatir, kami dari Polri Kabid Humas Polda Sultra, selalu menjamin dan tetap melindungi Media serta terbuka bagi siapa saja sebagai wujud keterbukaan informasi publik, ” terangnya.

Sambungnya, pihaknya juga mendukung undang undang (UU) pers dan mengharapkan Insan Pers, dapat menampilkan berita – berita yang dapat dipertanggungjawabkan dan bukan hoax.

“Kami membuat MoU ini setiap tahun. Jadi kami hanya membangun kerjasama. Namun kami tidak bisa MoU dengan semua Media karena keterbatasan anggaran namun kami gunakan pola bergantian, ” berbernya.

 

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sultra Sarjono menuturkan, meskipun terjalin kerja sama antara Polda Sultra dan Media namun semua tetap bekerja sesuai koridor masing – masing. Dalam arti lain media harus bersikap profesional. Sebab, Pers sebagai institusi publik yang mengontrol harus tetap jalan sesuai porosnya.

“Jadi jangan karena ada kerjasama, kita sudah tidak bisa mengontrol. Tapi harus dilakukan secara profesional dan bertanggung jawab, ” tegasnya.

Menurut Sarjono, kebebasan pers tidak absolut. Akan tetapi kebebasan pers serta bertanggung jawab, merupakan panduan yang mesti dijunjung tinggi sebagaimana ruh dari kerja – kerja jurnalistik.

” Kegiatan Coffe Morning dan penendatangan MoU pada hari ini, merupakan hal positif. Serta menjadi momen silaturahmi antara Insan Pers dan Polda Sultra sebagaimana yang telah terjalin puluhan tahun lamanya, ” ujarnya.

Tambahnya, tadi sudah di saksikan penandatanganan MoU dan kerjasama antara Polda Sultra dan Media.

” Paling tidak ini merupakan wujud yang sifatnya profesional. Meskipun jumlah yang terakomodir terbatas karena memang jumlah media cukup banyak, sehingga disesuaikan dengan kondisi yang ada, ” tutupnya.

Ditempat yang sama, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Sultra, Rosniawati Fikri berharap, dengan adanya penandatanganan MoU dan kerjasama ini, diharapkan sinergitas antara Media dan Polri khususnya Polda Sultra terus meningkat.

” Karena pada prinsipnya, pihak kepolisian menjalankan tugas sebagai pengayoma masyarakat, begitupun dengan jurnalis yang mencari informasi dan menyampaikannya kepada masyarakat, ” ulasnya.

” Mudah-mudahan sinergitas antara Polri dan Jurnalis terus berjalan sesuai tupoksinya masing – masing. Kembali lagi, bahwa jurnalis dilindungi oleh undang – undang Pers. Jika ada kasus kekerasan terhadap jurnalis itu harusnya diproses melalui UU Pers, bukan langsung dibawah ke ranah pidana, ” pungkasnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *