UfukNews. Com, BAUBAU – Badan Pembagunan Perencanaan Daerah (Bappeda), menyebutkan perencanaan pembangunan mega proyek jembatan Buton – Muna (Tona) sebagai jembatan yang dapat membuka ruang publik dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepala Bappeda Kota Baubau, Rahmat Tuta melalui Sekretaris Bappeda Kota Baubau, Dahrul Dahlan mengatakan, jembatan Buton – Muna (Tona ) merupakan jembatan yang dapat menghubungkan antar kepulauan serta bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi.
” Sudah ada kajian sosial ekonomi dan itu jembatan Tona nantinya dapat membuka ruang publik, ” ulas Dahrul Dahlan saat ditemui di ruang kerjanya (7/4/2022).
Lanjutnya, sebelumnya wilayah sekitar jembatan, tidak memiliki akses ekonomi dan akses masyarakat. Namun, setelah adanya jembatan tersebut, maka bisa menjadi pusat pertumbuhan baru dan wilayah yang menjadi pusat adalah palabusa.
” Saat ini, Bappeda sudah menyiapkan 35 hektar tanah yang akan dibebaskan secara bertahap, untuk perencanaan pembangunan jembatan Tona. Jembatan Tona sudah menjadi pembicaraan di pemprov dan Gubernur Sulawesi Tenggara, sudah pernah menyampaikan bahwa akan membantu memfasilitasi. Tentunya, daerah harus mensupport dalam dukungan lahan yang harus disiapkan,” pungkasnya.
Senada dengan hal itu, Kabid Perencanaan dan Pengendalian Pembagunan Daerah Bappeda Kota Baubau, lia Amalia Mukhlisi menambahkan, untuk kepastian anggaran dalam pembangunan jembatan Tona, ada dua tahapan. Dalam hal ini, tahapan penyusunan KUA dan PPAS yang akan dibahas bersama DPR mengenai anggaran dan kebijakan.
“karena masih dalam tahap RKPD, anggaran tersebut masih sifatnya indikatif dan belum bisa dirilis. Dan yang resmi itu kalau sudah disepakati DPR dan KUA, ” terangnya.
Sambung Lia, dalam pembangunan tahun 2023, saat ini sudah pada tahap perencanaan, sesuai yang diatur dalam Permen Nomor 86 Tahun 2017.
“Untuk perencanaan tahun 2023, Pemerintah dan Bappeda komitmen untuk tepat waktu dalam proses perencanaan pembagunan” tutupnya.







