Jadi Narasumber Sekolah Lapangan Iklim, BTPP Sultra Beri Edukasi Strategi Pola Tanam

UfukNews.com.KENDARI – Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sultra menjadi narasumber utama di Sekolah Lapangan Iklim (SLI) Pertanian, kegiatan ini diselenggarakan oleh PT Inobu Cabang Kabupaten Buton yang bekerjasama dengan UPT  Stasiun Klimatologi Konawe Selatan ( Staklim UPT BMKG Konsel), kegiatan ini dilaksanakan tanggal 18 hingga 22 april 2022.

Diinisiasi oleh PT Inobu, peserta SLI pertanian dihadiri langsung oleh Anggota NGO atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Se-Indonesia, lembaga ini merupakan mitra kerja dari Inobu yang bergerak dibidang pelestarian lingkungan hidup khususnya berkaitan dengan dampak dan pengaruh iklim. Selain pemberian teori konsep prakter juga dilaksanakan dalam pembelajaran ini yang dilaksanakan dikecamatan lasalimu Buton.

Sementara itu dalam paparannya, fungsional penyuluh Sub Koordinator KSP BPTP Sultra, Muh.Adlan Larisu .SH.M,Si., dalam materi prakiraan iklim untuk menyusun strategi Pola Tanam atau Kalender Tanam ( KATAM) menyampaikan dalam proses penanaman prakiraan cuaca juga menjadi fungsi penting agar tanaman bisa bertumbuh lebih baik, namun melihat situasi saat ini kondisi alam dan cuaca sangat tidak bisa diprediksi hal ini juga akan memberi dampak bagi penghasilan pertanian.

“ saat ini kondisi iklim atau cuaca yang sering berubah-ubah sehingga sulit diprediksi, membawa dampak bagi  petani sehingga mengalami kesulitan dalam memastikan pola tanam dan kalender tanam dalam pengelolaan usaha taninya. Sehingga diperlukan alternatif teknologi yang dapat membantu petani dan pihak – pihak terkait di dalam menentukan pola tanam dan kalender tanam serta berbagai aspek yang menyertainya,” ujar Adlan Saat menyampaikan materi.

Adlan menambahkan, untuk mengatasi hal tersebut melalui Badan Litbang Pertanian Kementrian pertanian membuat aplikasi teknologi yang dinamakan SI KATAM TERPADU sistem ini merupakan aplikasi informasi kalender tanam terpadu yang mencakup informasi, diantaranya Penentuan waktu tanam setiap musim baik itu informasi musim hujan dan musim kering.

Selain informasi cuaca, aplikasi ini juga memberikan informasi tentang penentuan pola tanam dan rotasi tanam serta rekomendasi teknologi di level kecamatan, hingga penentuan potensi luas tanam serta rekomendasi perencanaan tanam dan jumlah produksi tanam pangan, selain itu aplikasi ini juga memberikan informasi untuk mengurangi resiko kegagalan produksi serta kerugian paetani akibat banjir, kekeringan dan serangan OPT. Serta informasi teknologi yang tepat untuk mendukung peningkatan produksi tanaman pangan khususnya padi, jagung, dan kedelai (Pajale).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *