UfukNews. Com, KENDARI – Dalam mengantisipasi over kapasitas pada pelayaran kapal, (27/4/202) Kepala BPTD WIlayah XVIII Sultra, Benny Nurdin Yusuf mengatakan, pihaknya hanya memberikan toleransi sampai pada batas 20 persen.
“Berdasarkan hasil rapat sebelumnya dengan Dirjen Kelautan, bahwa untuk mengantisipasi lonjakan (Over Kapasity) maka ada diskresi atau diberikan kelonggaran sesuai batas yang ditentukan dalam hal ini sampai dengan 20 persen. Tapi pada prinsipnya, terkait dengan pengaturan di pelabuhan, semua sudah di edukasi agar tidak terjadi timpang tindiih dan semeraut, ” tandasnya.
Sambung Benny, adapun rinciannya untuk di Pelabuhan rute Langara – Kendari, satu unit kapal, akan tetapi yang urgent itu, Pelabuhan Amolengo – Labuan. Sehingga disiapkan dua kapal, demi mengantisipasi tumpukan penumpang di Pelabuhan.
“Memang yang kita antisipasi juga di Pelabuhan rute Torobulu – Tampo, makanya saya dalam waktu dekat ini turun langsung memastikan pergerakan angkutan disana , ” bebernya.
Benny memprediksi, jumlah kendaraan yang bergerak pada arus mudik kali ini, terjadi peningkatan 45 – 70 persen. Dengan melihat perbandingan data, dari tahun 2020 dan 2021 lalu.
” Tahun ini, akan erjadi trend peningkatan dibandingkan dengan tahun lalu, maka kami menyiapkan segala sesuatunya. Kami juga sudah menghimbau kekorsatpel dan operator kapal, untuk mementingkan keselamatan penumpang. Terrmasuk kondisi cuaca serta area- area di atas kapal untuk tidak ditempati penumpang, demi mencegah adanya insiden penumpang yang jatuh dari atas kapal, ” tegasnya.
Sebelum menutup Benny menambahkan agar di pelabuhan, selalu menerapkan protokol kesehatan. Begitupun dengan jalur – jalur darat yang dipadati kendaraan angkutan barang. Serta pihaknya akan pengaturan dan akan turun monitoring di lokasi.







