UfukNews. Com, BAUBAU – Saat ditemui dipelataran Kantor Wali Kota Baubau, Kamis, (7/7/2022), Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kota Baubau, La Ode Muslimin Hibali mengatakan, sebanyak 15 rumah di wilayah Liwuto Kecamatan Kokalukuna Kota Baubau, terancam longsor dikarenakan hujan yang berkepanjangan selama 3 hari.
“Sebelumnya, Sabtu (2/7/2022), kami telah mendapat laporan dari RT dan lurah setempat. Bahwa, sebanyak 15 rumah terancam runtuh dan retak dipinggir fondasi akibat bencana tersebut, dan kedalaman tebingnya kurang lebih 10 meter kebawah,” bebernya.
Lanjut Muslimin Hibali, jika tidak ditangani secara cepat dan tidak ditalud, sebanyak 15 rumah akan cepat terancam roboh.
“Karena kekurangan anggaran, kini kami telah mencoba meminta bantuan anggaran kepada BNPB pusat, mudah – mudahan dengan permintaan tersebut akan direspon dengan cepat,” harapnya.
Sambungnya, terkait anggaran yang dibutuhkan untuk menanggulangi bencana tersebut, masih dalam tahap perhitungan bersama konsultan.
“Jika saya perkirakan untuk menanggulangi bencana tersebut, anggaran yang dibutuhkan kurang lebih sekitar 10 milyar,” ungkapnya.
Tambah Muslimin, jika terpenuhi anggaran yang diberikan oleh BNPB pusat, pihaknya bukan hanya membangun talud. Tetapi, akan ada penambahan tempat wisata sehingga masyarakat bisa menghidupkan ekonomi daerah tersebut.
“Saya menghimbau kepada masyarakat yang rumahnya terancam longsoran itu, agar menghindari area depan rumah dan harus melewati area belakang rumah, jika perlu aktivitas harus lebih di kurangi,” pungkasnya







