UfukNews. Com, KENDARI – Dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan Daerah Sulawesi Tenggara (Dispusipda Sultra) mendukung pengembangan program Transfirmasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) melalui Peer Learning Meeting (PLM) pengelola perpustakaan di Kabupaten/Kota.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan Daerah Sulawesi Tenggara (Dispusipda ) Sultra Nur Saleh mengatakan, pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan program Transfirmasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) melalui Peer Learning Meeting (PLM) pengelola perpustakaan di Kabupaten/Kota.
” Hal ini adalah upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, melalui Dispusipda Sultra yang menyambut baik program Perpusnas RI dalam meningkatkan kualitas dan taraf hidup masyarakat, ” imbuhnya.
Kata Nur Saleh, melalui pengembangan dan penguatan budaya literasi, serta menjadi bagian untuk mensukseskan program prioritas Gubernur Ali Mazi yakni “Sultra Cerdas.
“Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kedepan, kami Dispusipda Sultra, akan melakukan koordinasi secara intensif dengan pemerintah desa. Sehingga tercipta kolabirasi sebagai pendukung program kegiatan ini dilapangan,” ungkap Nur Saleh
(3/8/2022).
Sambungnya, melalui program ini Transfirmasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) melalui Peer Learning Meeting (PLM), para pengelola perpustakaan akan dibekali keterampilan untuk bisa mendampimgi masyarakat dalam hal mengelola serta memanfaatkan potensi daerah yang ada.
“Jadi memang melalui kementerian desa, sudah mengalokasikan kegiatan ini bisa di implikasikan. Kami juga sudah melaporkan kepada Gubernur Sultra (H. Ali Mazi ) sehingga beliau sangat mengapresiasi siap mendukung penuh program ini,” tutupnya.
Sementara itu, Kadis Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas RI) yang diwakili Pustakawan Utama Muchtar Dolle menjelaskan, kehadiran perpustakaan melalui program TPBIS, menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menepis angka kemiskinan di Indonesia.
“Jadi memang sesuai amanat di Undang-Undang, pemerintah daerah wajib menyelenggarakan pelayanan perpustakaan yang sesuai dengan perkembangan teknologi, informasi, dan komunikasi, serta sesuai kebutuhan masyarakat, ” paparnya.
“Kecakapan literasi memang memiliki kontribusi penting dalam menumbuhkan kreaativitas, inovasi, keterampilan, dan kecakapan sosial, menjadi hal penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” timpalnya.
Tambahnya, untuk diketahui program ini merupakan program prioritas Perpusnas RI. Dimana, hari ini juga diselenggarakan secara bersamaan di 7 daerah lain di Indonesia selain Sultra. Diantaranya Provinsi Jambi, Bengkulu, Kalimantan Tengah, Papua Barat, Bali, dan Jawa Tengah.







