UfukNews. Com, KENDARI – Setelah mendapatkan Sultra Award penghargaan ketegori Tokoh Birokrat Inovatif 2022 pada Acara Sultra Award 2022 yang digelar di Hotel Claro Kendari Selasa (4/10/2022) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Tenggara, M. Ridwan Badallah, Spd, MM mengapresiasi Kendari Pos yang telah memberikan Award setiap tahunnya dan apalagi Reward ini diberikan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
” Apresiasi saya kepada Kendari Pos yang setiap tahun nya, memberikan reward penghargaan khususnya apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Dalam hal ini, bagaimana Pemprov Sultra melaksanakan kerja dan memberikan penguatan kelembagaan di Pemerintah Sulawesi Tenggara untuk mensejahterakan masyarakat Sulawesi Tenggara serta menata Sultra yang tidak kalah dengan provinsi lainnya, ” imbuhnya.
Kata Ridwan Badallah, harapannya, media – media lainnya juga bisa melakukan hal yang sama. Akan tetapi, pemberian reward tersebut, selain jejak digital, juga melakukan uji kompetensi atau mungkin presentase kepada pejabat mana saja yang diberikan tersebut dengan apa yang telah dilakukan.
” Saya juga mengapresiasi karena telah memberikan penghargaan kepada Gubernur Sulawesi Tenggara H Ali Mazi SH, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Dr. H. Lukman Abunawas serta Pj. Sekretaris Daerah Drs. Asrun Lio M. Hum, PhD, ” jelasnya.
Kata Ridwan Badallah, reward yang diberikan oleh Kendari Pos itu sangat efektif. Karena ketiga tokoh ini (Gubernur Sultra, Wakil Gubernur Sultra dan Pj. Sekda Prov. Sultra) memang adalah tokoh yang membangun dan menyatukan pembangunan Sultra secara adil dan merata.
” Konsep keadilan itu, telah dilaksanakan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara H. Ali Mazi SH, kendati pun memang masih ada beberapa bagian yang belum maksimal dilaksanakan. Misalkan, adanya keluhan adanya beberapa titik jalan yang belum bisa diselesaikan, ” ulasnya.
Namun sambung Ridwan Badallah, Itu semua memang Kembali kepada program jangka panjang yang dilakukan Gubernur Sultra selama 5 tahun. Dimana, beberapa langkah dan program Gubernur Sultra sudah jalan. Oleh karena itu, media perlu melakukan publikasi secara terang benderang kepada masyarakat, dimana berbagai program Gubernur Sultra seperti banyak membangun jalan yang memang tidak terekspos.
” Sehingga reward yang diberikan kepada Gubernur Sultra itu sudah layak. Apalagi Gubernur Sultra saat ini, sudah membangun tiga monumen yang bisa dilaksanakan selama 5 tahun masa jabatan. Mungkin hari ini orang memberikan kritikan, tapi saya yakin masyarakat akan menyadari bangunan tersebut luar biasa dan banyak manfaatnya, ” timpalnya.
Ia menambahkan, kemudian Reward yang diberikan kepada Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Dr. H. Lukman Abunawas juga sangat tepat. Karena Dr. H. Lukman Abunawas telah melakukan hal yang positif dimana, telah mengawal Sultra emas sesuai dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra. Jadi sangat positif dan sangat tepat reward ini diberikan.
” Juga apresiasi diberikan kepada Pj. Sekda Sultra Drs. Asrun Lio M. Hum, PhD, kendati baru 6 bulan menjabat sebagai Pj. Sekda, saya lihat secara administratif, Pj. Sekda telah melakukan kegiatan kegiatan secara inovatif yang memberikan kita motivasi untuk melakukan kegiatan kegiatan pemerintah sesuai langkah langkah birokrasi. Kemudian lebih bersifat infrastruktur IT, Pj. Sekda juga, selalu memajukan Kominfo sebagai salah satu Dinas yang selalu mengawal tranformasi digital di Sultra, ” bebernya.
Karena, Ridwan Badallah yakin bahwa apa yang diberikan itu (Reward) layak karena Pj. Sekda kendati baru enam (6 ) bulan bisa menjadi tokoh inovatif yang membangun Pemerintah Sultra dari semua sisi administrasi.
” Kalau saya Dinas Kominfo Sultra, bisa dilihat sendiri progres dari sebelumnya Kominfo itu asumsi masyarakat sebagai humas, hari ini saya mengubah Kominfo itu bukan pekerjaan humas, ” ujar Ridwan Badallah.
Ia menguraikan, Kominfo Sultra hanya memback-up kegiatan humas dari segi infrastruktur dan pemberian informasi kepada masyarakat.
” Dan Alhamdulillah itu sudah kita lakukan hari ini, Kominfo itu tren nya kita membangun kekuatan security informasi. Kemudian digitalisasi, pengawalan data statistik, kerja sama BPS dengan OPD sehingga terjalin komunikasi yang baik. Kami telah mengubah peradigma, yang sebelumnya Kominfo dianggap sebagai humas, kemudian menjadi sebuah lembaga yang memberikan layanan digital kepada masyarakat Sultra dan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, ” pungkasnya.







