UfukNews. Com, KENDARI – Pemerintah Sulawesi Tenggara, melalui Dinas Pariwisata saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Selain melakukan promosi melalui media Massa, Media Eletronik dan Televisi serta media sosial, Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara juga melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan mengundang serta mengkonfersikan konsep pengembangan pariwisata berkelanjutan terhadap Dinas pariwisata Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara, pelaku usaha pariwisata serta pelaku ekonomi kreatif.
Pengembangan pariwisata berkelanjutan tersebut, dapat dilihat dari terpilihnya dua Desa Wisata mendapatkan penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Dua Desa Wisata tersebut yakni Desa Wisata Air Terjun Moramo yang terletak di Desa Sumber Sari, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan dan Desa Limbo Wolio yang terletak di Kecamatan Murhum, Kota Baubau. Penghargaan ini, diterima oleh perwakilan kelompok sadar wisata dan Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara pada malam puncak ADWI 2022, yang bertempat di Gedung Sapta Pesona Jakarta (30/10/2022).
Dimana, Desa Limbo Wantiro, Kota Baubau mendapatkan kategori penilaian ADWI menduduki juara ke – 2 Toilet Umum dan Air Terjun Moramo Desa Sumber Sari, Kabupaten Konawe Selatan mendapatkan juara ke – 3 kategori daya Tarik pengunjung.
Disusul oleh, tiga desa di Buton Selatan mendapatkam juara lomba promosi Desa Wisata Nusantara 2022 tahap dua, yang digelar oleh Kementerian Desa, Pengembangan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).
Tiga Desa Wisata di Buton Selatan tersebut, yakni Pantai Lagunci Desa Bahari Tiga, yang terletak di Kecamatan Sampolawa diposisi pertama (1) dengan skor 56.743 like. Kemudian Wisata Kaburaburana, Desa Lawela Selatan, Kecamatan Batauga menempati urutan ke tiga (3) dengan skor like sebanyak 25.870. Serta peringkat ke empat (4) dengan skor 11.146 like diterima oleh Kolam Air Tawar Tepi Panta, Desa Watiginanda, Kecamatan Sampolawa.
Lomba promosi Desa Wisata Nusantara II, adalah kelanjutan dari lomba promosi tahap I yang sudah diumumkan pada bulan Juli 2022 beberapa bulan yang lalu. Lomba ini digelar, dalam rangka mendorong Desa Wisata yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) dan BUM Desa Bersama tumbuh dan bangkit pasca Pandemi Covid-19.
Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara, H. Belli, SE, MSi menjelaskan, saat ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara sedang gencar-gencarnya melakukan pengembangan potensi pariwisata berkelanjuta. Baik itu berupa obyek wisata alam, budaya, maupun buatan manusia.
“ Saat ini, Dinas Pariwisata sedang melakukan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Dengan Pariwisata berkelanjutan, akan mengdongkrak Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) serta meningkatkan dan menumbuhkan perekonomian Sulawesi Tenggara, “ imbuhnya.
Kata Belli, karena petapan program pariwisata yang tepat sasaran, perekonomian Sulawesi Tenggara tumbuh lebih maksimal. Kita membutuhkan pengembangan pariwisata berkelanjutan dan mempromosikannya untuk mendongkrak perekonomian daerah khususnya di Sulawesi Tenggara.
“ Untuk menuju pengembangan pariwisata, dibutuhkan kerjasama semua pihak, kerja keras serta energi positif dalam pengembangan pariwisata. Dimana, dibungkus dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan sehingga tercipta kemandirian demi kemajuan pariwisata di Indonesia khususnya di Sulawesi Tenggara, “ harapnya.
Belli menambahkan, kesemua itu tidak lain hanya untuk menumbuh kembangkan pengembangan pariwisata untuk melanjutkan perputan perekonomian disemua wilayah di Sultra.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Andi Syahrir menungkapkan, Pemerintah Sulawesi Tenggara melalui Dinas Pariwisata Sultra sedang melaksanakan pengembangan pariwisata berkelanjutan dengan mendukung seven Wonder.
“ Apalagi, saat ini Wakatobi masuk didalam kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Maka orientasi Pembangunan kepariwisataan kita adalah Wakatobi sebagai KSPN. Dimana, Wilayah atau gugusan pulau-pulau sekitarnya menjadi pendukung Wakatobi, “ ulasanya.
Apalagi, kata Andi Syahrir, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara telah mengeluarkan regulasi Keputusan Gubernur Sulawesi Tenggara nomor 310 tahun 2022, tentang penetapan pariwisata prioritas Provinsi Sulawesi Tenggara penyangga strategis Pariwisata Nasional Wakatobi.
“ Peraturan ini menjelaskan, dalam rangka percepatan pembangunankepariwisataan yang berkwalitas terintegrasi dan berkelanjutan perlu menetapkan destinasi pariwisata prioritas Provinsi Sulawesi Tenggara. Penetapan Destinasi Pariwisata prioritas, diarahkan untuk meningkatkan sinergisitas dan kolaborasi dalam menunjang pembangunan kepariwisataan di Provinsi Sulawesi Tenggara. Serta perlu ada penetapan destinasi pariwisata prioritas Sebagai penyangga Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Wakatobi, “ terangnya.
Tambahnya, jadi semua wilayah atau pulau – pulau yang ada disekitar Wakatobi dan di seluruh Sulawesi Tenggara sebagai penunjang Kawasan Strategis Pariwisata Nasional di Wakatobi.
“ Sehingga setelah wisatawan berkunjung ke Wakatobi, nantinya harus mengunjungi pulau- pulau lainnya, seperti destinasi di Kabupaten Buton, Kota Baubau, Kabupaten Buton Selatan, Kabupaten Buton Utara, Kabupaten Buton Tengah, Kabupaten Muna, Muna Barat, Kabupaten Bombana, Kota Kendari, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Konawe Kepulauan, Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara dan seluruh wilayah Sulawesi Tenggara, “ urai Andi Syahrir.
Inilah kata Andi Syahrir, gugusan pulau-pulau yang ada di Sulawesi Tenggara penunjang KSPN Wakatobi yang masuk dalam konsep pariwisata yang berkelanjutan.
Berikut Beberapa Destinasi Wisata di Sultra Untuk di Kunjungi
- Wakatobi (Dok. Jelajah Sultra)

2. Kota Baubau (Desa Limbo Wolio)

3. Kabupaten Buton (Air Terjun Kabungka/ Dokumen Jelajah Sultra)

4. Buton Utara (Air terjun La Ocu, Loc : Air terjun La Ocu terletak di Desa Buranga, Kecamatan Bonegunu, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara/ Dok. Jelajah Sultra )

5. Buton Selatan (Pantai Lagunci / Ratu Ampat)

6. Buton Tengah (Permandian Gumanano)

7. Kabupaten Muna Gua Liang Kabori / Gua Bertulis (Dok. Jelajah Sultra)

8. Gua Mengkudu, Kabupaen Muna Barat (Dok. Jelajah Sultra)

9. Kabupaten Bombana (Bukit Teletubbis / Dok. Jelajah Sultra)

10. Kota Kendari

11. Kabupaen Konawe (Pulau Bokori / Dok. Jelajah Sultra)

12. Konawe Selatan, Air Terjun Moramo, Desa Sumbersari

13. Konawe Utara (Pulau Labengki / Dokumen Jelajah Sultra)

14. Kabupaten Konawe Kepulauan / Air Terjun Tumburano (Dok. Jelajah Sultra)

15. Kabupaten Kolaka / Desa Sanisani Negeri di Atas Awan

16. Kabupaten Kolaka Timur, Air Terjun Iwoi Pesua (Dok. Jelajah Sultra )

17. Kabupaten Kolaka Utara (Danau Biru / Dok. Jelajah Sultra)








