UfukNews. Com, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara H. Ali Mazi, SH bersama Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI DR Agus Joko Pramono menghadiri dan membuka kejuaraan Panahan Piala Gubernur Sultra dan Piala Bepeka Archery Indonesia (BAI).
Pada Iven pembukaan iven daerah Panahan yang beraroma kejuaraan nasional tersebut, ditandai dengan penarikan anak panah Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara H. Ali Mazi SH dan Ketua Dewan Pembina (BAI) Agus Joko Pramono. Dimana, dalam penyelenggaraan iven kejuaran panahan ini diikuti oleh sebanyak 223 pemanah.
Ketua Dewan Pembina (BAI) Agus Joko Pramono yang akrab disapa AJP mengharapkan, pemangku kepentingan dan penggiat olahraga panahan mendukung dan terus berikhtiar melakukan pembinaan.
“Atlet panahan dunia akan lahir dari iven-iven daerah seperti ini. Semua akan terwujud bila mendapat dukungan dari para pihak,” ujar AJP yang juga merrupakan Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Sementara itu, Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara H. Ali Mazi SH mengatakan, pemerintah daerah dan pihak swasta patut mendukung pembinaan atlet olahraga.
“Saya kaget melihat animo anak-anak usia dini berlatih memanah. Makanya kita harus dukung iven-iven seperti ini,” kata Ali Mazi.
Ali Mazi optimistis dari Sultra akan lahir atlet-atlet panahan berprestasi, jika pembinaannya terus berkelanjutan.
“Kalau masih belia sudah menjiwai panahan dan mendapat dukungan dari semua pihak maka olahraga panahan akan maju,” tutupnya.
Senada dengan hal itu, Pelatih panahan Sulawesi Utara Stanley mengagumi penyelenggaraan kejuaraan Piala Gubernur dan Piala Bepeka Archery Indonesia di Kota Kendari, Sultra.
“Semoga iven-iven seperti ini bergulir secara berkelanjutan wadah mengekspresikan potensi para atlet,” ringkas Stanley.
Diwaktu yang berbeda, Ketua Perpani Sultra Sarjono menyampaikan, terima kasih kepada pemerintah daerah dan semua pihak yang mendukung iven yang diikuti 223 atlet dari sejumlah provinsi.
” Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, sehingga terselenggaranya iven ini. Perpani berharap menjadi kalender tahunan,” imbuhnya.







