DKP Sultra Laksanakan Sinkronisasi Validasi Data, Statistik Perikanan Tangkap 2024

UfukNews. Com, KENDARI – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan kegiatan Sikronisasi Validasi Data Perikanan Tangkap Semester I Tahun 2024 secara luring , kegiatan ini diikuti oleh kepala Bidang Perikanan Tangkap di 17 Kabupaten/ Kota Se- Sulawesi Tenggara.

Kepala Dinas Kelauatan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggar (DKP Sultra), La Ode Kardini, SE, MSi, melalui Kepala Bidang Perikanan Tangkap Yeni Buraera S.Pi.M.Si, mengungkapkan, kegiatan pertemuan validasi data statistik perikanan tangkap yang dihadiri oleh seluruh Kepala Bidang Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan se Sulawesi Tenggara,  bertujuan untuk mengsingkronkan data kegiatan perikanan tangkap, dan validasi data tingkat nasional kepada  kementrian KKP kegiatan ini diikuti 38 propinsi se-indonesia.

“ Pada produksi perikanan tangkap sultra Tahun 2023 kemarin, mencapai 266.095 Ton ini terdiri dari perikanan tangkap laut dan perikanan umum Daratan. Sedangkan untuk semester satu tahun ini, beberapa kabupaten kota masih melakukan validasi data perbaikan dan belum masuk semuanya, ” ujar Kepala Perikanan Tangkap DKP Sultra Yeni Buraera, usai melaksanakan kegiatan sinkronisasi validasi data.

Sambungnya, kegiatan validasi data statistik perikanan ini, dilakukan guna mendata perolehan produksi perikanan. Hal ini dilakukan guna menunjang persentase produksi perikanan, yang berkelanjutan khususnya di Propinsi Sulawesi Tenggara.

“ Dalam kegiatan ini dilaksanakan secara zoom, tujuan dari validasi statistik perikanan tangkap, dapat merangkum satu data yang akurat dan valid. Serta dapat meminimalisir kendala atau permasalahan yang dialami oleh validasi kabupaten kota. Sehingga, kebutuhan sikronisasi satu data lebih akurat untuk nantinya di validasi oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) , “ Ungkap Yeni pula.

Diketahui, data  produksi Perikanan Laut dan Perikanan umum Daratan Provinsi Sultra secara keseluruhan pada Tahun 2023 mencapai  266.095 Ton, untuk semester I tahun 2023 mencapai 126.174 Ton, sementara pada Semester I Tahun 2024 mencapai 89.904 Ton atau  – 71 Persen.

Adapun, dalam catatan Pusat Data Statistik Dan Informasi Kementerian Perikanan Dan Kelautan (KKP) Tahun 2022, RTP-PP Perikanan Tangkap di Perairan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2015 – 2020, tercatat untuk persentase Tahun 2015 mencapai 1.747 Ton, Tahun 2016 mencapai  2.022 Ton , Tahun 2017 mencapai  2.022 Ton, Tahun 2018 mencapai 1.014 Ton, dan tahun 2019 mencapai  2.090 Ton, serta Tahun 2020 mencapai  2.190 Ton. dengan persentase  2015 – 2020 mencapai 15,36 (%) Persen dan tahun 2019 – 2020 mencapai 4,78 (%) Persen.

Sementara , RTP – PP Perikanan Tangkap di Laut Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun  2015  hingga Tahun 2020 , tercatat untuk persentase Tahun 2015 mencapai 25.503 Ton, Tahun 2016 mencapai 33.356 Ton , Tahun 2017 mencapai 33.402 Ton, Tahun 2018 mencapai 55.424 Ton, dan tahun 2019 mencapai 51.983 Ton, serta Tahun 2020 mencapai 60.229 Ton. dengan persentase  2015-2020 mencapai 21,30 (%) Persen dan tahun 2019 – 2020 mencapai 15,86 (%) Persen.

Untuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB ) atas Dasar Harga Konstan Sektor Perikanan Provinsi Sultra Tahun 2016 – Hingga Tahun 2021 mencapai  Kenaikan rata-rata (  Increasing average)   Tahun 2016 – 2020  5,33 Persen , sementara tahun 2020 – 2021 mencapai 3,17 persen.

Secara keseluruhan kementerian KKP mendata Jumlah kenaikan rata – rata Produksi Jenis Species Ikan Perikanan Tangkap Menurut Komoditas Utama Tahun 2015 sampai dengan Tahun 2020 komoditas terupdate ada pada jenis  Ikan Tuna mencapai 5,05 Persen dan Minus  – 14,50 di tahun 2019 – 2020, Ikan Cakalang mencapai  2,71 Persen naik 3,45 Persen di tahun 2019 – 2020, Ikan Tongkol 3,18 Persen  dan minus  – 12,15 persen di Tahun 2019 – 2020, serta Udang mencapai – 1.28 persen ditahun 2015 – 2020 dan  – 14, 56 persen ditahun 2019 – 2020, sementara persentase  komoditas lainnya dalam kurun waktu Enam tahun belum memenuhi peningkatan , secara keseluruhan Produksi Total di tahun 2019 hingga 2020 rata rata mencapai 0,98 persen  untuk tahun 2019 – 2020 mencapai -1,07 persen.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *