Ketgam : Foto Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat mengikuti “Geber Parekraf Donor Darah” di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (16/3/2022)
UfukNews. Com, JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan penguatan inovasi dan digitalisasi.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan, tujuan PMI memperkuat inovasi dan digitalisasi adalah untuk mempermudah proses donor darah bagi masyarakat, sehingga berdampak pada semakin banyaknya ketersediaan stok darah di PMI.
” Saya sudah melakukan donor darah sejak tujuh tahun lalu dan memiliki banyak kartu donor. Saya menugaskan tim di Kemenparekraf, untuk membantu mendigitalisasi proses ini. Sehingga bisa memangkas waktu proses pendaftaran, dan masyarakat semakin antusias untuk melakukan donor, ” terangnya, (16/3/2022).
Kata Sandiaga, inovasi dan digitalisasi yang dimaksud, berupa aplikasi yang bisa mempermudah masyarakat untuk mendaftar donor dan mencatatkan jejaknya.
“Kita datang tinggal scan, seperti aplikasi PeduliLindungi, dan kita bisa memangkas waktu kurang lebih 20 menit, ” tandasnya.
Sambung Sandiaga, berdasarkan riset terbaru, donor darah bisa dilakukan minimal 2 bulan 10 hari. Hal itu dapat membantu dalam mempercepat pengumpulan keterisian kantong darah di PMI.
“ Kemenparekraf sudah mulai rutin 2 bulan sekali sampai November 2022, melakukan donor darah dan argetnya hari ini 175 kantong darah. Target itu akan bertambah setiap bulannya untuk mencukupi ketersediaan darah di PMI, ” tutupnya.
Untuk diketahui, kegiatan ‘Geber Parekraf Donor Darah ini, merupakan hasil kolaborasi antara Kemenparekraf, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, dan Baznas. Kegiatan ini sebagai salah satu langkah dan diharapkan bisa menumbuhkan semangat bangsa untuk kembali bangkit.







