GIPI Gelar Diskusi Wakatobi Beyond Seven Wonders Southheast Sulawesi

UfukNews. Com, KENDARI – Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), menggelar diskusi dengan tema ” Wakatobi Beyond Seven Wonders Southheast Sulawesi” yang diadakan disalah satu Hotel yang ada di Kota Kendari, Selasa (22/3/2022).

Dalam Diskusi ini, dihadiri oleh Anggota DPR RI Ir. Hugua, Kadis Pariwisata Prov. Sultra, H. Belli, Ketua PWI Sultra, Sarjono, Ketua DPD ASITA, Rahman, pengurus PHRI, Pengurus GIPI serta beberapa Pengusaha serta pelaku dan penggiat wisata.

Bacaan Lainnya

Saat ditemui, Ir. Hugua mengatakan, hari ini sudah dilakukan ngopi bareng dan workshop yang membahas tentang Wakatobi Beyond Seven Wonders Southheast Sulawesi.

” Hasil dari Seven Wonders ini digulirkan dari teman-teman PWI bersama Steak holder lain dalam hal ini Dinas Pariwisata Kabupaten Kota dan Provinsi, GIPI dan lainnya. Dimana
Wakatobi Beyond Seven Wonders Southheast Sulawesi ini merupakan hasil kesimpulan dari Seminar Nasional Pariwisata yang digelar pada acara HPN 2022 bulan kemarin,” beber Hugua.

Sambutannya, Ia dan teman – teman dari pihak pengusaha sudah membuat statement. Yang pertama bahwa Seven Wonders ini, pas bangat dengan tujuan Pariwisata, Pengusaha serta penggiat wisata . Dalam hal ini, untuk meningkatkan Eko sistem pariwisata.

” Karena kami pengusaha yang tergabung dari Hotel, restauran, ekonomi kreatif serta lainnya, siap mengawal dan melaksanakannya dilapangan. Dan itu telah dituangkan dalam kesepakatan bareng tadi dan akan diserahkan pada saat rapat kerja Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota yang akan dilaksanakan di Wabula, Kabupaten Buton, ” ulasnya.

Sambung Hugua, kenapa harus di Wabula, Kabupaten Buton,? karena disana juga adalah desa wisata keren. Seven Wonders ini, berbicara mengenai desa wisata dalam satu aspek dan berbicara tentang sustanibel lingkungan serta berbicara mengenai identitas bangsa.

” Dalam hal ini mengenai seni budaya, adat istiadat serta destinasi wisata dan sebagainya. Implementasi dilapangan saat ini, sudah jalan dan ini sudah menjadi Gren desain. Kami di GIPI sudah mempunyai Hotel, restauran dan sebagainya, ” imbuhnya.

Hugua menambahkan, setelah nantinya APBD 2023, maka pemerintah Provinsi akan mendrive Kabupaten/ Kota dan mengintegrasikan perencanaan pembangunan baik infrastruktur, ekonomi serta lainnya.

” Dimana, akan menjadi satu kesatuan dalam kanca percaturan antara Provinsi di Indonesia, serta menempatkan sisi Sulawesi Tenggara daikanca percaturan Pariwisata skala Dunia, ” tutupnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara H. Belli Harli Tombili, SE, M,Si menjelaskan, pihaknya sangat apresiasi Ir. Hugua sebagai kedua GIPI dimana sudah memprakarsai kegiatan hari ini.

” Dimana kita ketemu dengan semua pihak yang konservasinya dibidang pengembangan pariwisata dan berkolaborasi serta membangun semangat baru dalam mendorong Pariwisata di Sulawesi Tenggara, ” ulasnya.

 

Sambung Belli, dalam kegiatan ini, Ia banyak mendengar masukan dari Ir. Hugua dan pelaku industri Pariwisata. Tentang bagaimana mendorong, kebijakan pariwisata agar bisa tepat sasaran, tepat guna serta tepat fungsi.

” Harapannya, apapun yang kita lakukan pada hari ini, yang menang adalah semua pelaku insan pariwisata yang ada di Sulawesi Tenggara. Dimana, ujung nya dapat mendorong kemajuan dan peningkatan ekonomi kreatif yang ada di Sulawesi Tenggara, ” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *