UfukNews. Com, BAUBAU – Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Matematika Universitas Dayanu Ikhsanuddin, menggelar lomba kreativitas Siswa Se- Kepulauan Buton (Kepton).
Sebanyak 41 sekolah dari perwakilan SD/SMP/SMA/SMK sederajat Kepulauan Buton, mengikuti lomba yang berlangsung selama 10 hari kedepan, yang bertempat di Baruga La Ode Malim Kampus Unidayan, (21/3/2022).
Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) Baubau, Ir. H. LM. Sjamsul Qamar, M.T, IPU, melalui Wakil Rektor (Warek) lll, Asman SE.MSI, menjelaskan, saat ini, kegiatan yang diadakan oleh Mahasiswa Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unidayan terkhususnya dalam Program Studi Matematika.
” Dimana, sebanyak 41 sekolah dari tingkat SD/SMP/SMA/SMK Se- Kepulauan Buton (Kepton), sedang menampilkan bakat kreativitas dalam dalam bidang studi Matematika, ” ungkap Asman saat ditemui diruang kerjanya, Senin
(21/3/2022).
Lanjutnya, tentu ini adalah kegiatan Mahasiswa, jadi, apapun harus diberikan support dan di apresiasi. Nantinya bagi yang mendapatkan juara, akan diberi apresiasi dan dukungan.
” Bagi yang tidak juara, ini merupakan sebuah pengalaman yang berharga untuk mengikuti lomba berikutnya, ” ringkasnya.
Senada dengan hal itu, saat ditemui ketua panitia, Zulkifli mengatakan, lomba ini sebenarnya sudah dirilis sejak tahun 1999.
” Saat itu, Program Studi Matematika Unidayan masih tergabung dalam bingkai Himpunan Mahasiswa Matematika Universitas Halo Oleo (UHO) Kendari, ” kata Zulkifli sambil mengingat.
Sambungnya, sehingga pada tahun 2001 Mahasiswa Matematika Unidayan melepaskan diri dari Himpunan Mahasiswa Matematika Kendari. Kemudian merangkai ulang lomba kreativitas, yang saat ini sudah pada tahap ke-23.
“Untuk jenis lomba meliputi, lomba cerdas cermat, tes kemampuan matematika sekolah, terakhir lomba menyanyi solo , ” bebernya.
Zulkifli menambahkan, bahkan lomba ini, dihadiri langsung oleh Asisten 1 Walikota Baubau Drs. Tamsir Tamim M.Si, untuk membuka kegiatan tersebut.
“Saya berharap, dengan kegiatan ini bisa melahirkan siswa yang berkompeten, hebat dan unggul berlandaskan akhlak dan budaya, ” tutupnya.







