Hadiri Pembukaan Program Kedokteran Unidayan, Ali Mazi : Bangkit Menjadi Daerah Yang Membangun

UfukNews. Com, BAUBAU – Saat menghadiri persiapan pembukaan program studi kedokteran dan melihat lokasi rencana gedung Fakultas Kedokteran di Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Kota Baubau (24/6/2022), Gubernur Sulawesi Tenggara H. Ali Mazi mengatakan, dengan adanya rencana pembukaan fakultas Kedokteran di Kampus Universitas Dayanu Ikhsanuddin, mari bersama bangkit dan membangun daerah.

” Daerah Sulawesi Tenggara memiliki potensi baik sumberdaya maupun sumberdaya manusia, olehnya itu, mari kita dengan penuh kesadaran saling bahu membahu serta bekersama dalam membangun Sulawesi Tenggara kearah yang lebih baik, ” ringkas Ali Mazi.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, saat memberikan sambutan, Rektor Unidayan, Ir. L.M Sjamsul Qamar M.T., IPU mengatakan, pihaknya memulai perkembangan pembentukan Program Studi Fakultas Kedokteran unidayan, diawali pada tahun 2019. Melihat peluang yang begitu besar, maka unidayan menginisiasi pembentukan Program Studi Kedokteran.

“Terutama kita berkonsultasi dengan Konsil Kedokteran Indonesia di Jakarta, dan memang syarat untuk membuka Fakultas Kedokteran tersebut, harus mendapatkan rekomendasi dari konsil dan kedua rekomendasi dari Lembaga Pelayanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX (LLDIKTI9),” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Sjamsul menjelaskan, untuk mempermudah terbentuknya Fakultas Kedokteran tersebut, perlu dukungan dari pemerintah setempat yakni Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau.

“Semua proses itu kami sudah laksanakan, sebelumnya kami membuat permohonan ke Walikota Baubau termasuk juga Gubernur Sulawesi Tenggara. Bahkan, kami membuat seminar mengenai perencanaan Program Studi Kedokteran di Unidayan, dan itu sudah dilaksanakan saat pemerintahan Wali Kota sebelumnya Alm. As. Tamrin,” bebernya.

Sambungnya, salah satu juga persyaratan untuk mendapatkan izin program studi kedokteran itu antara lain, izin institusi, sebelumnya pihaknya telah mengusulkan kepada Badan Akreditasi Nasional (BAN).

“Sebelumnya kami mengusulkan status Akreditas menjadi B, tetapi saat itu masih terkendala persoalan syarat dan kurang lebih 3 poin sehingga kita masih tetap Akreditas C. Alhamdulillah saat ini Fakultas Kedokteran Unidayan telah mendapatkan Akreditas B,” imbuhnya.

Sebelum menutup, Sjamsul menambahkan, terkait pembangunan Gedung Kedokteran tersebut, sudah dilaksanakan sejak Tahun 2018, dengan rencana 4 lantai dan anggaran pada saat itu kurang lebih Rp 16 milyar. Kemudian karena unidayan kemampuan nya terbatas mengenai anggaran maka pihaknya bekerja sama dengan bank Sultra.

“Kami meminjam uang ke Bank Sultra sebesar Rp 5 milyar dan itu kami cicil, dengan uang pembagunan dari mahasiswa untuk setiap semester akan kita bayar. Jadi Kami beharap kepada Gubernur Sultra Ali Mazi bisa mempercepat terbentuknya fakultas kedokteran di unidayan,” pungkasnya.

Untuk diketahui saat menghadiri kegiatan peninjauan lokasi Gedung Kedokteran Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Gubernur Sulawesi Tenggara, H. Ali Mazi SH mendengar langsung Laporan Progres oleh Tim Fakultas Kedokteran. Gubernur Sultra mengikuti rapat persiapan pembukaan Program Studi Kedokteran, yang bertempat di Baruga La Ode Malim, Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) Kota Baubau, Jumat (24/6/2022).

Hadir dalam kegiatan ini, antara lain Bupati Buton La Bakry, Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin LM. Sjamsul Qamar, Ketua Yayasan Pembina Unidayan Wa Ode Maasra Manarfa, Tim Pendiri Fakultas Kedokteran Zamri Amin dan LM. Fatahillah.

Hadir juga Sekretaris Daerah Buton La Ode Zilfar Djafar, Plt. Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekda Prov. Sultra Rahmad Hasan, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Prov. Sultra Muhamad Djudul, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Prov. Sultra Syahrudin Nurdin, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Prov. Sultra La Ode Mustari, Kepala Dinas Sosial Prov. Sultra Martin Efendi Patulak, dan Asisten 1 Sekretariat Daerah Kota Baubau Tamsil Tamim.

Kemudian, Direktur Program Pasca Sarjana Unidayan Wa Ode Hanafiah, Direktur RSUD Buton Selatan Frederik T. Allo, para wakil rektor Unidayan, para dekan, para kepala lembaga lingkungan,serta pimpinan Bank BNI Baubau.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *