UfukNews. Com, BAUBAU – Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) STAI Kota Baubau, meminta Polda Sultra untuk mengusut tuntas kasus meninggalnya almarhum Firdaus (37) yang diduga dibunuh akibat asmara cinta segitiga, berujung maut di Kabupaten Kolaka, (22/6/2022).
Data diketahui, Alm. Firdaus (korban) merupakan Alumni Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), ia juga salah satu pegawai di Pengadilan Agama Kolaka. Diduga meninggalnya korban Alm. Firdaus (37), dibunuh secara tragis akibat asmara cinta segitiga. Dimana tubuh korban, Alm. Firdaus (37) ditemukan di Pantai Kayuangin Kolaka, Rabu, (22/6/2022).
Alm. Firdaus ditemukan sangat mengenaskan, saat pihak keluarga memandikan mayat korban Alm. Firdaus (37), nampak terlihat beberapa luka di bagian perut, punggung, bahu kiri dan kanan, sayatan di bawah ketiak kiri dan kanan. Luka di tangan kanan bawah, luka di ibu jari tangan kanan, kuku ibu jari kiri tercabut, luka terpotong di ujung jari manis kiri, luka terkelupas di kedua telapak kaki, serta kepala korban tercukur gundul.
Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) STAI Baubau, Rizal mengungkapkan, sebelumnya pihaknya telah mempertanyakan permohonan outopsi yang sampai saat ini belum belum ditanggapi oleh Polda Sultra. Hasil visum pun juga tidak diberikan oleh penyidik.
” Bahkan, dalam konferensi pers Polres Kolaka pada 30 Juni 2022, korban (37) diduga ditikam berkali-kali oleh pelaku SEF (41), dimana pelaku meninggalkan korban di tepi pantai kemudian kabur ke kediaman keluarganya di Kabupaten Bone pada 26 Juni 2022, ” terangnya.
Atas kejadian tragis yang dialami korban Alm. Firdaus (37), kata Rizal, pihak keluarga melalui kuasa hukumnya menginisiasi permintaan outopsi kepada Polres Kolaka pada Sabtu 16 Juli 2022. Pihaknya juga mengisi surat permohonan serupa ke Kejari Kolaka, sebab berkas perkaranya telah dilimpahkan ke lembaga tersebut. Namun, hingga kini permohonan itu belum dikabulkan.
“Nanti dipersidangan kami juga meminta polisi melakukan reka ulang, kejadian di tempat kejadian perkara,” Ungkap Wapresma STAI Baubau, saat diwawancara, (18/8/2022).
Ia berharap pihak kepolisian harus segera mengusut secara cepat dan menghukum pelaku seberat-beratnya, ia juga akan mengawal kasus ini hingga mendapat titik terang.
Untuk diketahui, saat ini, Wapresma STAI Baubau, Muh.Rizal Akbar Hidayat bersama rekan – rekan mahasiswa sedang mendalami informasi kematian almarhum Firdaus yang mengganjal saat setelah Kongres BEM Se Sultra di kolaka pada 5-7 Agustus 2022.







