Dalam Mendidik Siswa, Perlu Ada Kerja Sama Antara Orang tua dan Sekolah

UfukNews. Com, BAUBAU – Saat ditemui, diruang kerja nya, Selasa (13/9/2022), Kepala Sekolah SMP NEGERI 18 BAUBAU, Sariyani S.Pd mengatakan, dengan terjadi nya kasus pemukulan siswa oleh oknum guru disalah satu sekolah di Kota Baubau. Perlu adanya kerja sama dari pihak sekolah dan orang tua Siswa. Saat ini, pihaknya berupaya membangun komunikasi dua arah, agar tidak terjadi kasus yang serupa.

“Selaku kepala sekolah saya selalu menyampaikan ke semua guru, agar kita sebagai seorang guru harus banyak bersabar. Terlebih lagi sekarang ini kita tahu bahwa anak – anak sekarang etika dan moral nya sudah tidak sama dibandingkan dengan anak- anak zaman dulu,” terangnya.

Pembinaan karakter moral, harus sangat diperhatikan kata Sariyani. Tentu nya, dengan bekerja sama dengan orang tua siswa pihak komite agar terbangun komunikasi yang baik.

“Saya selalu mengingatkan kepada guru, jika ada anak atau siswa yang bermasalah jangan didiamkan harus cepat ditindak lanjuti. Dalam hal ini, siswa yang tidak mengerjakan tugas atau siswa yang beberapa hari tidak datang sekolah. Jelas ada pelanggaran, jadi jika sudah ditegur siswa itu 2 atau sampai 3 kali harus disurati orang tua nya. Sehingga persoalan Siswa bisa cepat terselesaikan,” ulasnya.

Jika terjadi yang telas dijelaskan diatas ujar Sariyani, pihaknya biasanya menyurati orang tua siswa tetapi tak kunjung datang. Sehingga pihaknya melakukan kunjungan rumah kerumah Siswa untuk bertemu dengan orang tua / wali.

“Kami berupaya agar tetap melakukan kewajiban tersebut. Sebab, seorang Guru juga bukan hanya mengajar tetapi juga mendidik, membina dan memanusiakan manusia.

Sambungnya, jadi intinya tetap di kontrol dan setiap saat Ia terus menerus menyampaikan kesemua guru, dalam mendidik jangan dengan kekerasan tangan atau dengan memukul dengan alat.

” Pada dasarnya semua siswa harus di didik dan di kontrol serts jangan dikasari, karena semua orang tua menitipkan anak nya di sekolah niat nya dengan harapan agar di didik dengan sebaik mungkin ,” tutupnya.

Senada dengan hal itu, Wakil Kepala Sekolah SMP NEGERI 18 BAUBAU, Arman, menambahkan, sebenarnya secara penekanan pembentukan karakter dan mental anak yang lebih utama dibandingkan pengetahuan nya.

“Dengan perkembangan media dan teknologi, anak – anak sekarang etika nya mulai bergeser. Itu yang sebenarnya yang perlu kita bentuk selain daripada ilmu pengetahuan nya. Melihat kondisi yang terjadi, memang ketika didunia pendidikan kita mendidik itu sesuai prosedur. Menggunakan kekerasan itu tidak digunakan lagi,” kata Arman.

Arman menjelaskan, dengan kasus pemukulan tersebut, memang sangat memprihatikan karena sebenarnya tidak ada satu guru pun yang mau bertindak kasar sama anak (Siswa). Hanya tujuan nya ingin membentuk anak agar berguna bagi nusa dan bangsa dan bisa membawa baik dirinya dan orang tua nya.

“Tetapi guru juga pun manusia, yang lebih baik ketika ada kekhilafan atau kesalahan guru kenapa itu tidak dikomunikasikan dulu baik sama orang tua atau komite. Berikan teguran keras dan tidak langsung di pidanakan,” harapnya.

Sambungnya, untuk membenahi hal tersebut, pihaknya selalu berupaya melakukan komunikasi kembali antara komite dan guru, untuk bagaimana sama sama membentuk karakter dan mental anak biar lebih cerdas lagi dan lebih baik lagi.

“Tentu nya sebagaimana yang terjadi, yang kita inginkan adalah agar mencari titik temunya bagaimana yang terbaik untuk masalah ini, jserta guru juga tidak menggunakan kekerasan,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *