UfukNews. Com, BAUBAU – Saat ditemui dipelataran Kota Mara Baubau (8/12/2022), Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Baubau, Aliman menyebutkan, Sultra Tenun Karnaval 2022 yang dipusatkan di Baubau dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
” Pelaksanaan Sultra tenun karnaval 2022 ini, salah satu kegiatan nya adalah pameran UMKM. Dalam pameran ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau mendapatkan kesempatan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) sebagai lini sektor kegiatan untuk mengundang para pelaku UMKM kota Baubau, ” jelas Alimin.
Alhamdulillah kata Alimin, pada hari ini sebanyak 30 stand yang telah masuk dan akan bertambah lagi karena sementara di undang. Pihaknya, diberikan ruang oleh Pemprov Sultra untuk mengisi sebanyak 8 stand
” Dalam pameran kali ini, ada beberapa yang diperlihatkan, seperti kerajinan tenun, cendramata mata (keramik), kuliner, minuman ataupun goreng – gorengan bakso dan lain sebagainnya. Kita harapkan Sultra Tenun Karnaval 2022 ini, bisa menaikan kegiatan ekonomi masyarakat kota Baubau dan Sulawesi tenggara pada umumnya,” harap Aliman.
Lanjutnya, kegiatan ini dihadiri oleh beberapa daerah seperti, Wakatobi, Muna Barat, Bombana, Buton Utara, Buton Tengah dan beberapa daerah lainnya. Tentu nya hal tersebut, dapat menciptakan perkembangan dan menaikan pendapatan UMKM untuk Kota Baubau.
” Pada kesempatan ini, beberapa persiapan bahan UMKM telah laku yang dibeli oleh pengunjung yang sempat hadir pada kegiatan Sultra Tenun Karnaval 2022 ini. Di stand kota Baubau sendiri, yang laku ada beberapa seperti sarung, pernak – pernik, minuman ataupun makanan ringan. Untuk harga tetap normal, dan kami harap pelaku UMKM tidak menaikkan harga dan harus sesuai dengan harga normal,” katanya.
Sambung Aliman, Sultra Tenun Karnaval Ini adalah agenda tahunan yang dipusatkan di kota Baubau. Ia mengklaim, sebagai tuan rumah kegiatan ini bisa menjadi mesin penggerak untuk perekonomian kota Baubau dan para pelaku UMKM.
“Salah satu tujuan kegiatan ini adalah mengangkat tenun kita agar dikenal. Salah satu cara dengan adanya fashion show, sekaligus kita ingin memperlihatkan kepada Indonesia atau nasional bahkan dunia bahwa di Sultra khusus nya dibaubau memiliki jenis ragam pakaian yang corek dan motif nya tidak kalah pakaian daerah lain,” pungkasnya.







