UfukNews. Com, KENDARI – Produksi Perikanan di Sulawesi Tenggara, menyumbang sebesar 3.9 persen terhadap tangkap Nasional, hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara Yenni Buraera,S.PI,M.Si, saat ditemui diruang kerjanya. (09/12/2022).
” Produksi tahun 2020 sebanyak 253.359 ton dengan nilai Rp.7,7 triliun, sementara Produksi tahun 2021 sebanyak 241.990 ton dengan nilai Rp.6,930 triliun. Sedangkan Produksi tahun 2022 sebanyak 243.255 ton dengan nilai Rp. 6,935 triliun, ” ungkap Yenni.
Lanjutnya, untuk potensi perikanan tangkap sendiri, terletak di wilayah pengolahan perikanan (WPP) 713 dan 714, dengan potensi SDI WPP 713 sebentar 1.177.857 ton / pertahun. Sedangkan Potensi SDI WPP 714 sebesar 566.891 ton/tahun
” Untuk area pengembangan zona perikanan tangkap seluas 2.852.752.07 ha, dengan jumlah lokasi sebanyak 14 wilayah yang tersebar di 3 kawasan laut yaitu laut Banda, Teluk Bone serta Laut Flores, “ujarnya.
Ia menambahkan, sementara tangkapan ikan, meliputi Ikan pelagis kecil, memberikan kontribusi sebesar 92.185 ton atau 38.38 % sedangkan ikan demersal menyumbangkan 60.950 ton atau sebesar 24.05 %.

