UfukNews. Com, BAUBAU – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) Angkatan VII T. A 2022/2023, mengandeng Kodim 1413 Buton dan Koramil 1413 – 16/Sorawolio serta pemuda Kelurahan Lowu – Lowu melakukan penanaman sebanyak 123 pohon mangrove, di pesisir laut Lowu – lowu, Selasa, (7/3/2023). Dimana Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) dibawah bimbingan Asrim, S. Si., M. Eng, selaku dosen pembimbing lapangan (DPL)
Lurah Lowu – Lowu, Ajirasa menjelaskan, kegiatan hari ini adalah penanaman pohon mangrove yang merupakan kegiatan awal yang digagas oleh pemerintah melalui Mabes TNI yang ditindak lanjuti Kodim 1413 Buton. Dimana, tempat pelaksanaan nya yakni di pesisir laut kelurahan Lowu – Lowu.
“Ada beberapa tahap yang telah dilaksanakan pertama survey lokasi, kemudian dari kodim 1413 Buton mendatangkan bibit. Sedangkan kami dari pemerintah kelurahan Lowu Lowu, melakukan komunikasi dengan beberapa tokoh masyarakat, tokoh pemuda agar mereka bisa menerima dan membantu kegiatan ini,” ujar Ajirasa.
Lanjutnya, pihaknya berharap penanaman pohon mangrove ini, dapat membuahkan hasil dan manfaat yang besar. Sebab wilayah Lowu – Lowu adalah wilayah pesisir dimana, dampak besar dapat terjadi gelombang besar dan angin kencang yang dapat merugikan masyarakat yang berada di pesisir laut.
“Untuk itu, antisipasi yang kita lakukan adalah dengan mengembangkan mangrove yang sudah ada. Kita berharap kedepannya, akan ada lagi tahap berikut nya yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia yang akan direncanakan bulan mei 2023 mendatang,” harapnya.
Senada dengan hal itu, Plh Danramil 1413 – 16/ Sorawolio, Peltu Samsir mengatakan, jumlah bibit magrove yang ditanam sebanyak 123 pohon.
” Tujuan penanaman mangrove ini adalah untuk menahan ombak dan penghijauan diwilayah pesisir. Kami berharap, pohon mangrove yang ditanam pada hari ini, nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat, “
Oleh karena itu, kata Peltu Samsirpihaknya berterima kepada pihak kelurahan, masyarakat dan Mahasiswa KKN T Unidayan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.
“Untuk kegiatan hari ini adalah instruksi dari panglima TNI, dan ini merupakan permulaan penanaman pohon mangrove. Dimana, pada tanggal 15 bulan Mei 2023 mendatang, akan dilakukan serentak dan akan bekerja sama dengan Polres Baubau, instansi terkait, dan Pemerintah Daerah maupun dari Pemerintah Kota,” pungkasnya.
Sementara itu, Koordinator Kelurahan (Korkel) Gita Sandriajun menambahkan, tentu dengan menanam ratusan pohon mangrove di pesisir pantai akan sangat membantu kestabilan dampak negatif yang dipengaruhi oleh air laut.
” Penanaman pohon mangrove selain menjamin kestabilan pesisir, mangrove juga dapat menjaga habitat biota laut, tempat ikan bertelur serta menambah penghasilan nelayan terutama saat mencari kepiting tidak perlu jauh-jauh, ” tutupnya.







