UfukNews. Com, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat reailasasi Penerimaan Asli Daerah (PAD) dari sektor Retribusi dan Pendapatan Lain-lain (PLL) Pemprov Sultra telah mencapai angka 73,82 persen. Terhitung hingga bulan Oktober 2023, Pemprov Sultra telah menerima Rp. 29.340.864.210,- dari hasil Retribusi dan Pll atau setara 73,82 persen dari yang ditargetkan sebesar Rp 39.746. 516.075. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Prov Sultra, Mujahidin melalui Kepala Bidang Retribusi dan PLL, Hj. Ani Buton saat dijumpai diruang kerjanya, Jumat (17/11/2023).
” Sumber penerimaan Retribusi dan PLL berasal dari 25 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Se-Sultra. Dimana, sumber retribusi daerah berasal dari 25 opd yang di laporkan tiap bulannya ke bidang Retribusi Bapenda Sultra dan akan di masukan padd laporan realisasi,” ungkap Ani Buton
Sambung Ani Buton, setiap bulan pihaknya menerima laporan penerimaan Retribusi dari masing-masing OPD terkait. Sehingga jika ditotal secara keseluruhan, dari Januari hingga Oktober 2023, realisasi PAD dari bidang retribusi telah mencapai 73,82 persen atau senilai Rp. 29.340.864.210,-.
Lebih lanjut, Ani Buton mengatakan, pihaknya juga terus melakukan pengawasan terhadap OPD yang realisasi PAD nya belum mencapai target penerimaan agar lebih mengoptimalkan kinerjanya.
” Dengan begitu, sisa target penerimaan Retribusi di Sultra bisa segera terealisasi 100 persen di akhir tahun 2023. Pengawasan pasti ada, misalnya ada OPD yang belum mencapai realisasi, maka kita kasih surat tembusan, kemudian kita juga adakan rapat dengan OPD-OPD terkait realisasi Retribusi di masing-masing OPD,”bebernya.
Oleh sebab itu, Ia berharap, disisa waktu tahun 2023, Pemprov Sultra beserta seluruh OPD bisa memaksimalkan perannya sehingga target-target Retribusi dan PLL bisa terealisasi sesuai target atau bahkan melampui target yang telah ditetapkan.







