BPKAD Sultra Maksimalkan Realiasasi Penyerapan Anggaran

UfukNews.Com. KENDARI –  Dalam memaksimalkan penyerapan anggaran belanja Daerah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), melakukan asistensi anggaran sebelum menempatkan kebutuhan anggaran yang dilakukan oleh masing – masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) .

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Tenggara Muhammad Ilyas Abibu, SE, MDM melalui  Kepala Bidang Anggaran BPKAD Jasful Sambo SE. MSi, mengungkapkan, dalam memaksimalkan penyerapan anggaran, terlebih dahulu dilakukan verifikasi dan Asistensi pada Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), sebelum termuat dalam daftar Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)  di Tahun berikutnya.

“ Selama ini yang kita lakukan adalah memverifikasi , melakukan asistensi anggaran terlebih dahulu, apakah sudah sesuai dengan penempatan anggaran dan kebutuhannya, serta penempatan jenis anggaran. Dimana, terlebih dahulu, kami melakukan monitoring anggaran, agar sesuai sebelum ke DPA,” Ungkap Jasful saat ditemui diruang kerjanya, Rabu, ( 22/05/2024).

Sambung Jasful , dalam tahapan asistensi anggaran tersebut , bidang terkait juga melakukan Bimbingan Teknis  (BIMTEK), khususnya diberikan kepada kepala bidang perencana dan PPATK pada satuan perangkat kerja Daerah. Hal ini dilakukan, guna meminimalisir penempatan anggaran agar sesuai dengan petunjuk teknis yang sesuai peraturan pemerintah.

 “ Dalam asistensi tersebut, kami memantau agar tidak terjadi kesalahan. Seperti yang saya telah jelaskan diatas, melalui beberapa kegiatan Bimtek, tujuannya yaitu untuk memberikan pemahaman terhadap penyusunan anggaran serta mengurangi kesalahan dalam penyusunan  anggaran. Setelah itu, tinggal lebih menjaling koordinasi yang intens, agar penetapan anggaran tepat sasaran,” Ulasnya.

Kata Jasful, sebagai bidang yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan perencanaan anggaran belanja Daerah , pihaknya juga berkewajiban membantu dan mengarahkan SKPD. Khususnya sebelum melakukan tahapan penganggaran, secara teknis dilakukan saat melaksanakan asistensi anggaran sebelum masuk dalam RKA dan DPA pada perencanaan APBD untuk kebutuhan tahun berikutnya.

 “ Selain melakukan pengarahan, kami juga melakukan asistensi anggaran OPD. Salah satu contoh, kami mengundang kementerian untuk melakukan pengarahan kepada para perencana anggaran setiap OPD. Selanjutnya, kami juga mengelar beberapa rapat anggaran, agar bisa lebih baik dan maksimal,” Ungkapnya.

Ia menambahkan,  pihaknya juga selalu melakukan monitoring kepada bidang perencana, Dimana kegiatan ini dilakukan  setiap tahunnya dan akan di evaluasi lagi ditahun berikutnya. Sebelum masuk anggaran berikutnya, phaknya juga  mengadakan rapat evaluasi terlebih dahulu. Dengan adanya Bimtek dan Evaluasi tersebut, Pemprov Sultra bisa mempertahankan predikat baik di bidang anggaran.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *