Gubernur Sultra Hadiri Rapat Virtual Percepatan PTSL Bersama Mendagri

UfukNews. Com, KENDARI – Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara H. Ali Mazi secara virtual mengadiri pertemuan dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto di Ruang Rapat Menteri ATR/Kepala BPN, Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta ( 29/6/ 2022). Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Sulawesi Tenggara H. Ali Mazi SH didampingi Kepala Kantor Wilayah ATR /BPN Sultra Andi Renald, Kapala Bidang Penataan dan Pemberdayaan BPN Tomi Jomaliawan, dan Staf Kakanwil ATR/BPN Fika Yanu Nurmanda.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto mengungkapkan, keseriusannya serta meminta para jajaran untuk memperbaiki tata kelola administrasi pertanahan melalui Program PTSL yang telah dilaksanakan sejak tahun 2017 lalu.

Bacaan Lainnya

“Program PTSL akan mampu menyelesaikan berbagai konflik pertanahan yang selama ini terjadi, seperti tumpang tindih, termasuk juga mafia tanah. Saya menargetkan dan meminta PTSL ini bisa dipercepat, agar seluruh bidang tanah di Indonesia bisa terdaftar pada tahun 2025,” imbuhnya.

Sambung Hadi Tjahjanto, pihaknya terus mendorong seluruh jajaran untuk mempercepat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Digitalisasi Layanan Pertanahan.

 

” Jika seluruh tanah terdaftar, masyarakat tidak perlu khawatir konflik. Karena ada tanahnya, ada ukurannya, ada sertipikatnya. Olehnya itu, saya mengimbau kepada jajaran untuk terus memperbaiki sistem layanan pertanahan agar lebih memudahkan masyarakat, “imbuhnya.

Hadi Tjahjanto menegaskan untuk meningkatkan penguatan sistem aplikasi layanan. Sehingga mengurangi, potensi kesalahan pada produk yang dihasilkan. Terkait dengan digitalisasi layanan pertanahan, Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto juga mengimbau percepatan dalam mewujudkan sertipikat elektronik yang sebelumnya masih dikeluarkan secara konvensional.

“Selain untuk meningkatkan keamanan dari mafia tanah, sertifikat elektronik merupakan mitigasi terhadap bencana alam serta mampu meminimalisir kehilangan arsip. Saya minta secepatnya sudah ada Kantor Pertanahan, yang bisa kita jadikan percontohan dalam hal digitalisasi tersebut,” pungkas Hadi Tjahjanto.

Turut hadir dalam rapat tele conference tersebut, antara lain Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Raja Juli Antoni serta para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *